Eksekusi Lahat di Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah Ricuh, Polisi Amankan 7 Warga Bawa Sajam

By Ony 22 Sep 2023, 10:05:23 WIB Lampung Tengah


Keterangan Gambar : Eksekusi Lahat di Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah Ricuh, Polisi Amankan 7 Warga Bawa Sajam

 

BERJAYANEWS.COM, Lampung Tengah, - Eksekusi lahan sawit seluas 892 hektar oleh PT BUMI SENTOSA ABADI (BSA) yang dikawal aparat kepolisian di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, berakhir ricuh Kamis ( 21/09/2023 )

Ratusan warga yang berasal dari 3 desa mencoba mempertahankan lahan yang disebut sebagai tanah adat dan telah digarap mereka sejak tahun 2014.

Baca Lainnya :

    Dari video yang diterima redaksi, terlihat aparat kepolisian sampai menginjak kepala warga yang diduga kedapatan membawa senjata tajam saat keributan.

    Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit mengatakan, akibat kericuhan yang terjadi, 7 orang warga diamankan aparat kepolisian. Mereka ditangkap lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat eksekusi lahan tersebut.

    "Tadi sempat ada beberapa masyarakat yang diamankan karena mereka membawa senjata tajam, kemudian menghalang-halangi kegiatan daripada perusahaan. Sampai dengan sekarang ada 7 masyarakat yang kita amankan, tetapi sekarang masih proses pemeriksaan," ucapnya

    Dia menjelaskan, saat ini sebanyak 1.500 orang personel masih melakukan penjagaan dan keamanan untuk mencegah adanya konflik susulan.

    "Untuk kegiatan pengamanan lahan ini kita menyesuaikan dengan kegiatan perusahaan. Kalau misalnya satu atau dua hari bisa selesai, kita juga kembali. Tapi kalau misalnya sampai lama, kita pun akan melihat kekuatan kita. Artinya, selama aman kami akan terus mengurangi personil kita sehingga di lapangan tidak terjadi masalah." jelasnya.

    Diberitakan sebelumnya, PT Bumi Sentosa Abadi (PT BSA) mulai mengeksekusi ratusan hektar lahan perkebunan yang diklaim sejumlah kelompok masyarakat di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Eksekusi lahan ini melibatkan sekitar 1.500 personel kepolisian untuk mengantisipasi pecahnya konflik saat kegiatan berlangsung.  (NDA)




    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

    Loading....