Mantan Bupati Lampung Timur Satono Meninggal Dunia

By Ony 12 Jul 2021, 11:04:22 WIB Ruwa Jurai


BERJAYANEWS.COM- Berita Duka Innalilahi wa inalilahirojiun  mantan Bupati Lampung Timur periode 2005-2010, 2010-2012 Satono dikabarkan meninggal dunia. 

Satono yang merupakan buronan tindak pidana korupsi APBD Lampung Timur dengan kerugian negara sebanyak Rp 119 miliar, wafat saat berusia 68 tahun pada Senin (12/7/2021) pagi 

Jenazah rencananya dalam perjalanan menuju kampung halamannya di Pekalongan, Lampung Timur, dan akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Pekalongan Lampung Timur badha Sholat Dzhurur.

Baca Lainnya :

Berita wafatnya Satono yang masih telah divonis bersalah melakukan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Timur dan divonis 15 tahun penjara, diketahui dari sejumlah postingan tokoh politik di Lampung di media sosial.

Salahsatunya postingan Anggota DPRD Lampung Noverisman Subing yang juga mantan wakil bupati Lampung Timur.

"Innalilahi wa inalilahirojiun....telah meningal dunia H. Satono SH SP Bupati Lampung Timur Periode 2005-2010, 2010-2012 pagi ini dan Insya Allah akan di kebumikan di pemakaman keluarga di Pekalongan Lampung Timur badha sholad Dzhurur.

Saya bersaksi bahwa alhamhum orang baik..dan semoga Allah SWT mengampuni salah dan hilaf beliau selama hidup dan menempatkan nya di surga firdaus Allah SWT. Aamiin YRA.

Selama saya mendampinggi beliau menjadi Wakil Bupati banyak yang sudah kami diperbuat untuk masyarakat Lamtim diantaranya penyelesaian islamic center, penambahan pembangunan  kantor bupati bagian depan, penyelesaian rumah dinas, gedung pertemuan dan banyak lagi pembangunan lainnya yang hingga kini masih bisa dirasakan oleh masyarakat.

Selamat jalan Mas Ton....karya nyata penjenengan masih terus dirasakan oleh kami dan masyarakat."

Satono diketahui merupakan buronan tindak pidana korupsi APBD Lampung Timur dengan kerugian negara sebanyak Rp 119 miliar.

Satono telah divonis bersalah melakukan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Timur dan divonis 15 tahun penjara. 

Satono masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kabur setelah divonis penjara 15 tahun melalui kasasi pada 2014 lalu.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, pernah mengendus Satono berada di salah satu rumah kerabatnya di wilayah Bandar Lampung. 

Hingga akhir hayatnya, Kejati Lampung tak pernah mampu menangkapnya. 

Dia divonis 15 tahun penjara karena dianggap terbukti korupsi APBD sebesar Rp119 miliar. Satono kabur bersama terpidana korupsi APBD Lampung Timur dan Lampung Tengah, Sugiarto Wiharjo alias Alay pada 2014, sejak Kajati Lampung menerima putusan Mahkamah Agung (MA).

Dalam putusan MA, Alay divonis 18 tahun penjara. Namun, Alay ditangkap Tim Intel Kejati Bali di kawasan wisata Tanjung Benoa Nusa Dua Badung Bali, Rabu (6/2/2019). Kerugian negara akibat ulah bos BPR Tripanca Group ini mencapai Rp108 miliar. (tim)




Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Loading....