Mau Urus BSU di Bank, Seorang Pegawai Honorer DPRD Kaget Ada Uang Transferan Rp 14 Triliun

By Ony 26 Sep 2022, 09:48:45 WIB Nasional


 

 
Berjayanews.com,- NS Seorang pegawai honorer di Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tenggara nyaris kaya mendadak.

Pasalnya pegawai honorer Sekretariat DPRD Buol, Provinsi Sulawesi Tenggara  awalnya ke bank mengurus BSU (Bantuan Subsidi Upah) dari pemerintah.

Namun, betapa kagetnya dia saat mengetahui ada uang Rp14 triliun masuk ke rekeningnya.

NS kaget saat mengetahui ada transferan uang Rp 14,8 triliun yang masuk ke rekening pribadinya.

Merasa khawatir dan takut mendapat,transferan dana begitu besar,pegawai,honorer,perempuan berinisial NS tersebut pun memberitahu kejadian aneh ini kepada suaminya.

NS dan sang suami sepakat minta kejelasan soal,transfer,uang triliunan tersebut ke bank hari Jumat (23/9/2022) kemarin.

Namun karena kesibukan masing-masing, keduanya belum sempat ke bank.

Akhirnya persoalan salah transfer yang dialami NS diceritakan ke beberapa rekannya, termasuk Sekwan dan pimpinan DPRD Buol.

NS memperlihatkan buku,rekeningnya Sekretaris Dewan (Sekwan) dan Ketua,DPRD,Buol.

Ketua,DPRD,Buol,Srikandi Batalipu saat dikonfirmasi TribunPalu.com membenarkan, bahwa dirinya telah melihat buku,rekening,staf tersebut.

Tadi diperlihatkan ke kami, kata Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu via telepon, Sabtu (24/9/2022) dilansir dari Tribun Kaltara.

Politisi Partai Golkar Buol tersebut menyarankan NS untuk melaporkan masalah ini ke Polres Buol.

Sementara itu, Sekretariat DPRD Buol Munawir A Nouk menjelaskan kronologi lengkap kejadian salah transfer ke rekening pegawai honorer Sekretariat DPRD Buol senilai Rp 14,8 triliun tersebut.

Dihubungi melalui telepon selular (ponsel), Munawir menjelaskan, kejadian itu berawal saat NS diketahui berangkat ke bank bersama dua rekannya di, DPRD,Buol.

Mereka ke bank untuk mengurus pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) menggunakan,rekening,yang dimilikinya.

Rekening milik NS yang dibuat 2018, terakhir aktif 2020.

Sehingga pihak bank menyarankan agar NS mengaktifkan kembali rekeningnya dengan menyetor uang Ro 100 ribu.

NS pun kemudian menyetor uang Rp 100 ribu untuk aktivasi,rekening,lamanya.

"Itu kejadiannya Rabu, Nanti Kamis baru dia cek itu itu,rekeningnya dan berisi Rp 14 triliun," ungkap Munawir menceritakan.

Agar tidak terjadi persoalan, NS didampingi Sekwan akan melaporkan ke Polres Buol.

"Rencana Senin saya sama-sama ke bank dan Polres untuk menyelesaikan persoalan itu," ucap Munawir. (sumber Tribun Kaltara)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

bawah

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Loading....


kanan atas