Piala Dunia 2022 di Qatar Umat Yahudi Dibuat Sengsara Kesulitan Cari Makanan Kosher dan Beribadah

By ryan 22 Nov 2022, 15:55:33 WIB Olahraga


Keterangan Gambar : Piala Dunia 2022 di Qatar Umat Yahudi Dibuat Sengsara Kesulitan Cari Makanan Kosher dan Beribadah


Berjayanews.com, Pemerintah Qatar menerapkan kebijakan yang ketat dan dispilin bagi warga luar yang datang ke Perhelatan Piala Dunia 2022, diantaranya larangan membawa minuman keras dan membawa pasangan bukan mahram di Hotel.

Kebijakan lainnya pemerintah Qatar juga disebut menarik kembali rencana mengizinkan persiapan dan penjualan makanan kosher atau makanan dengan standar halal bagi umat Yahudi, serta membatasi ibadah mereka di negara Muslim.

Akibat larangan tersebut lebih dari 10.000 orang Yahudi yang berada di Qatar selama penyelenggaraan Piala Dunia 2022 kesulitan.

Menurut The Jerusalem Post, pengikut Yudaisme menghadapi perjuangan berat mengikuti prinsip-prinsip iman mereka selama turnamen berlangsung.

“Kami dijanjikan akan diizinkan untuk membuat ruang agar orang Yahudi yang religius yang datang untuk melihat pertandingan memiliki tempat ibadah,” tulis Jerusalem Post mengutip perwakilan organisasi Yahudi yang tidak disebutkan namanya.

Namun rencana itu buyar karena Qatar melarang umat Yahudi beribadah di tempat tertentu.

"Kami baru-baru ini diberitahu bahwa mereka melarang tempat ibadah bagi orang Yahudi karena mereka tidak dapat mengamankannya."

Umat Yahudi Tak Bisa Membeli Makanan Kosher

The Jerusalem Post juga menyebutkan bahwa orang-orang Yahudi tidak dapat membeli makanan kosher yang dimasak sepanjang turnamen Piala Dunia 2022 meskipun sebelumnya ada janji makanan itu akan tersedia untuk pengunjung.

Banyak orang Yahudi mematuhi aturan dalam kepercayaan mereka termasuk soal makanan. Hanya makanan yang dianggap layak dikonsumsi dan telah disiapkan dengan tata cara Yahudi yang layak untuk dikonsumsi.

Hewan yang dimakan adalah yang disembelih oleh orang yang terlatih khusus yang dikenal sebagai Schochet.

“Mereka dijanjikan bisa memasak makanan halal termasuk daging halal, tapi saat ini hanya diperbolehkan menjual sandwich bagel dingin,” ujar sumber itu menambahkan.

“Tidak ada makanan halal, tidak ada makanan Shabbat dan tidak ada kebaktian umum,” kata yang lain.

Mereka juga memprotes pernyataan Qatar tentang inklusivitas sepanjang turnamen Piala Dunia 2022 yang tidak ada artinya.

“Mereka (mengatakan) akan memisahkan agama dari olahraga, jadi kenapa Qatar yang hebat tidak tahu bagaimana mengamankan jamaah Yahudi?” tambah sumber itu.

Piala Dunia FIFA di Qatar secara resmi dimulai pada Minggu, 20 November 2022. 

Pejabat Qatar secara konsisten menyatakan bahwa setiap orang akan disambut di pesta sepak bola. Qatar juga membantah banyaknya tuduhan yang ditujukan kepada negara tersebut. (sumber tempo)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

bawah

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Loading....


kanan atas