Scroll untuk baca artikel
Example 970x250
Example floating
Example floating
Gaya Hidup & HiburanSeleb dan Hiburan

Bukan Karena Kasihan, Amanda Manopo Cerita Awal Kedekatannya dengan Fajar Sadboy Pemalu

×

Bukan Karena Kasihan, Amanda Manopo Cerita Awal Kedekatannya dengan Fajar Sadboy Pemalu

Share this article
Bukan Karena Kasihan, Amanda Manopo Cerita Awal Kedekatannya dengan Fajar Sadboy Pemalu

JAKARTA — Aktris Amanda Manopo mengungkap awal kedekatannya dengan kreator konten sekaligus komedian Fajar Sadboy, yang belakangan jadi sorotan karena hadir sebagai salah satu tamu undangan pernikahannya dengan Kenny Austin.

“Deket, deket banget… Kita emang deket,” ujar Amanda dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo, dikutip Selasa (18/11/2025).

Awal Mulai Dekat dari Lokasi Syuting

Amanda menjelaskan bahwa kedekatan mereka bermula ketika keduanya membintangi satu judul series dan berperan sebagai kakak-adik. Di lokasi syuting, Fajar beberapa kali melakukan kesalahan hingga ditegur sutradara. Karena sensitif, Fajar pun sempat menangis, tetapi justru ditertawakan orang karena dikenal sebagai sosok yang suka melawak.

“Pernah syuting dimarahin sutradara, dia nangis beneran. Orang-orang ketawa. Aku datengin dia, dia bilang malu karena enggak bisa akting. Aku support, aku kasih tahu. Dari situ mulai deket,” kata Amanda.

Bukan Rasa Kasihan

Amanda menegaskan bahwa kedekatannya dengan Fajar bukan karena iba.

“Enggak kasihan sih. Apa yang harus dikasihani? Ya begitu mukanya, stylenya begitu,” ujarnya sambil tertawa.

Menurut Amanda, Fajar adalah pribadi yang baik, namun cenderung pendiam dan mudah minder.

“Anaknya agak pendiem, suka mengucilkan diri karena enggak enak dan minder,” tambahnya.

Hadir Sebagai Tamu Pernikahan

Fajar Sadboy diketahui menjadi satu dari sedikit tamu undangan dalam pernikahan Amanda Manopo. Ia bahkan membawa kado berupa piring dan gelas.

“Pengantin baru itu kan butuh itu,” kata Fajar santai.

Keduanya sebelumnya sama-sama membintangi series “Pay Later”, yang semakin mempererat hubungan pertemanan mereka. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *