Scroll untuk baca artikel
Example 970x250
Example floating
Example floating
Khazanah

Hari Monyet Sedunia: Dari Lelucon Kampus ke Alarm Global Krisis Primata Sumatera

×

Hari Monyet Sedunia: Dari Lelucon Kampus ke Alarm Global Krisis Primata Sumatera

Share this article

BERJAYANEWS.COM, Tanggal 14 Desember diperingati sebagai Hari Monyet Sedunia (World Monkey Day). Peringatan ini bermula pada tahun 2000 dari aksi spontan dua mahasiswa seni di Amerika Serikat yang awalnya hanya bersifat jenaka. Namun, seiring waktu, Hari Monyet Sedunia berkembang menjadi momentum kesadaran lingkungan berskala global.

Di balik sejarahnya yang unik, peringatan ini membawa pesan penting tentang peran vital primata bagi kelestarian alam. Primata berfungsi sebagai penyebar biji alami yang membantu regenerasi hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Di Indonesia, khususnya Pulau Sumatera, makna Hari Monyet Sedunia terasa semakin relevan di tengah krisis ekologis. Kerusakan hutan akibat kebakaran, alih fungsi lahan, dan aktivitas manusia telah mengancam habitat primata seperti orangutan Sumatera, siamang, dan beruk. Kondisi ini menjadikan Hari Monyet Sedunia bukan sekadar peringatan simbolis, melainkan seruan nyata untuk melindungi primata dan hutan sebagai penopang kehidupan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *