BERJAYANEWS.COM,- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menunjukkan penguatan budaya riset melalui capaian publikasi ilmiah dosen yang terindeks Scopus.
Berdasarkan data Scopus per 21 April 2026, Antomi Saregar menjadi dosen dengan kontribusi dokumen terbanyak, yakni 76 publikasi, diikuti Tulus Suryanto (54 dokumen) dan Suherman (46 dokumen).
Posisi berikutnya ditempati Rahma Diani dengan 37 dokumen, Yuberti 34 dokumen, dan Irwandani 32 dokumen. Sementara Ardian Asyhari, Nanang Supriadi, dan Syafrimen Syafril masing-masing mencatat 18 dokumen, sedangkan Bambang Sri Anggoro melengkapi daftar 10 besar dengan 17 dokumen.
Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. H. Yuberti, M.Pd., menilai capaian tersebut menjadi indikator berkembangnya budaya riset dan jejaring akademik internasional di lingkungan kampus. Menurutnya, kualitas penelitian harus menjadi prioritas utama agar hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pengambil kebijakan.
UIN Raden Intan Lampung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung publikasi ilmiah bereputasi, hilirisasi riset, dan penguatan kolaborasi lintas disiplin serta lintas negara. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas rekognisi internasional kampus. (*)












