BERJAYANEWS.COM,- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (UIN RIL) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen Penyusunan Instrumen Penilaian berbasis Outcome Based Education (OBE) pada 4–7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mempercepat target akreditasi internasional program studi.
Workshop dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., yang menegaskan implementasi kurikulum OBE merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, program studi merupakan ujung tombak kemajuan kampus, sehingga penguatan kurikulum dan akreditasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing UIN RIL di tingkat global.
Sebanyak 49 ketua program studi jenjang S1 hingga S3, sembilan Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta unsur LPM mengikuti pelatihan ini. Peserta dibekali kemampuan menyusun blueprint asesmen, instrumen penilaian, hingga rubrik evaluasi yang terukur, transparan, dan sesuai standar OBE untuk mendukung implementasi kurikulum di setiap program studi.
Ketua LPM Bambang Irfani, Ph.D., mengatakan implementasi OBE yang mulai dijalankan sejak 2023 masih perlu disempurnakan. Hasil workshop nantinya akan menjadi acuan penyusunan dokumen penilaian yang terintegrasi dengan sistem akademik SIARIL serta menjadi bekal menghadapi audit mutu dan akreditasi nasional maupun internasional.
Workshop menghadirkan narasumber dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan membahas berbagai materi, mulai dari penyusunan CPMK, asesmen berbasis HOTS, penilaian kinerja, portofolio, hingga rubrik berbasis outcome. Melalui kegiatan ini, UIN RIL menargetkan seluruh program studi memiliki sistem penilaian yang selaras dengan standar internasional. (*)












