BANDAR LAMPUNG – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSAM) Provinsi Lampung terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program Siger Puakhi, pasien rawat jalan kini dapat memilih layanan pengantaran obat langsung ke rumah tanpa harus menunggu proses peracikan di rumah sakit.
Program yang diinisiasi Direktur RSAM, dr. Imam Ghozali, ini merupakan upaya menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman, cepat, dan efisien bagi pasien saat mengakses layanan farmasi rawat jalan.
Direktur RSAM, dr. Imam Ghozali mengatakan berdasarkan laporan pelaksanaan selama tiga hari terakhir, layanan Siger Puakhi mulai diperkenalkan kepada setiap pasien yang mengambil obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan.
Petugas farmasi kata dia akan menawarkan dua pilihan kepada pasien, yakni menunggu obat selesai disiapkan atau memanfaatkan layanan pengantaran obat ke rumah.
Apabila pasien memilih layanan antar, resep akan diregistrasi dan pasien memperoleh nomor resep sebelum diarahkan ke meja pendaftaran pengantaran obat atau meja kurir.
“dari meja itu, petugas melakukan pendataan lengkap, meliputi nama pasien, alamat tujuan, nomor rekam medis, hingga nomor telepon yang dapat dihubungi,” ujar Imam.
Selanjutnya pasien diperbolehkan langsung meninggalkan rumah sakit tanpa harus menunggu obat selesai disiapkan. Biaya layanan pengantaran sebesar Rp8.000 dibayarkan saat obat diterima di rumah oleh kurir.
Untuk memastikan obat diterima pada hari yang sama, RSAM membagi jadwal pengiriman menjadi dua sesi. Resep yang masuk pada pagi hari dikirim mulai pukul 12.30 WIB, sedangkan resep siang dijadwalkan berangkat pukul 15.30 WIB.
Melalui inovasi ini, RSAM kata dia berharap waktu tunggu pasien dapat berkurang sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih praktis, nyaman, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kepuasan terhadap layanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut. (*)












