Bandar Lampung – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VII terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan kompetensi generasi muda di era digital.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan industri dan studi lapangan dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) Teknologi Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia di Kantor PTPN IV Regional VII, Bandar Lampung.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai penerapan teknologi informasi di lingkungan industri.
Kegiatan ini dilakukan sebagai wadah strategis untuk memperluas cakrawala keilmuan para mahasiswa, sekaligus memberikan pemahaman konkret mengenai implementasi teknologi informasi (Information Technology) dan akselerasi digitalisasi operasional dalam tata kelola industri perkebunan modern berskala nasional.
Dalam agenda tersebut, jajaran manajemen PTPN IV Regional VII memberikan pemaparan komprehensif mengenai peta jalan transformasi digital perusahaan yang terus bergulir.
Diskusi mencakup berbagai aplikasi peningkatan produktifitas, mulai dari penguatan infrastruktur jaringan, dashboard pengelolaan data perkebunan, hingga pemanfaatan sistem informasi terintegrasi guna mewujudkan proses bisnis yang efisien, transparan, dan berkelanjutan.
Kepala Bagian (Kabag) SDM dan Sistem Informasi PTPN IV Regional VII Heria Kusworo menegaskan pentingnya peran generasi muda khususnya Generasi Z sebagai lokomotif perubahan di tengah era disrupsi teknologi.
“Saya harap rekan-rekan mahasiswa harus lebih bisa terbuka terhadap teknologi digital dan mampu memanfaatkannya dengan bijak serta produktif. Di sektor perkebunan saat ini, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan fondasi utama operasional,” kata Heria Kusworo.
“Melalui momentum ini, kami ingin memberikan gambaran nyata bahwa kompetensi bidang teknologi informasi memiliki ruang aplikasi yang sangat luas dan strategis di bidang industri,” sambung dia.
Kunjungan studi lapangan ini diharapkan mampu memberikan bekal praktis serta perspektif baru bagi para mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia.
Dengan melihat langsung integrasi antara piranti lunak, perangkat keras, dan sistem tata kelola di lingkungan korporasi BUMN, mahasiswa diharapkan dapat memetakan relevansi teori akademik dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Melalui sinergi edukatif ini, PTPN IV Regional VII tidak hanya berfokus pada penguatan kinerja bisnis perkebunan kelapa sawit dan karet yang berkelanjutan, namun juga turut aktif menjalankan misi sosial dalam mencetak talenta-talenta digital masa depan yang adaptif, inovatif, dan siap berdaya saing global. (rls)












