Example floating
Example floating
News

Sinergi Kuat TNI-Rakyat: Pangdam XXI/Raden Inten Pimpin Aksi Bersih Pantai Sukaraja, Dorong Budaya Lingkungan Berkelanjutan

×

Sinergi Kuat TNI-Rakyat: Pangdam XXI/Raden Inten Pimpin Aksi Bersih Pantai Sukaraja, Dorong Budaya Lingkungan Berkelanjutan

Share this article
Sinergi Kuat TNI-Rakyat: Pangdam XXI/Raden Inten Pimpin Aksi Bersih Pantai Sukaraja, Dorong Budaya Lingkungan Berkelanjutan

​Berjayanews.com. Komitmen menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali dibuktikan melalui aksi gotong royong berupa, pembersihan masif dikawasan pesisir Pantai Sukaraja, Jalan Yos Sudarso, Kota Bandar Lampung (KBL). Dalam kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, selaku Pangdam XXI/Raden Inten. Selasa (16/12)

​Aksi ini tidak hanya bertujuan membersihkan, tetapi secara nyata merefleksikan sinergi kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan berbagai komponen masyarakat dalam memelihara kelestarian lingkungan bahari Lampung.

​Tumpukan sampah terkumpul dalam Dua Jam
​Gotong royong yang berlangsung intensif selama dua jam, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, berhasil mengumpulkan volume limbah yang signifikan dari sepanjang garis pantai.

​Sampah yang didominasi oleh material anorganik, khususnya plastik, dan material organik, segera diangkut menggunakan 3 truk colddiesel dan 4 mobil pickup Sokli, untuk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
Kecepatan pengangkutan ini menunjukkan keseriusan pihak penyelenggara dalam menangani limbah yang merusak ekosistem pesisir.

​Kolaborasi Multisektor sebagai Kunci
​Partisipasi dalam aksi ini menunjukkan komitmen tinggi dari berbagai pihak.

Sejumlah pejabat tinggi dan tokoh masyarakat turut hadir dan berpartisipasi aktif. Di antaranya adalah Danrem 043/Garuda Hitam, Brigadir Jenderal TNI Haryantana, S.H, Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M, Kasatpol PP Provinsi, Anggota DPRD Komisi I Provinsi, Dansat Brimob, Wakajati, Aspri Bid. Pemerintahan Kesra, Kabinda Lampung, WaDanbrigif Lampung, Pasiter Lanal Lampung, Kabulog Lampung dan Ketua DPRD Bandar Lampung. ​Selain jajaran TNI, aksi kebersihan ini juga melibatkan unsur Babinsa, anggota Linmas, Ketua Mitra Kodim 0410/KBL, M. Sahripudin, S.P., organisasi kepemudaan, serta antusiasme tinggi dari warga sekitar. Kolaborasi ini menegaskan bahwa tanggung jawab lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

​Pangdam: Kebersihan Pesisir adalah Program Unggulan Berkelanjutan

​Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa inisiatif kebersihan pesisir ini merupakan bagian integral dari program unggulan tahunan pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan kebersihan pantai Lampung dapat dijaga secara berkesinambungan, jauh dari sekadar kegiatan insidental.

​“Kami mengajak seluruh warga masyarakat untuk memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan pantai,” ujar Pangdam. “Gerakan ini harus dilandasi oleh kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan pesisir adalah tanggung jawab kita bersama.”

​Pangdam juga menyoroti korelasi positif antara pantai yang terawat dan perkembangan ekonomi. Kawasan pesisir yang bersih dan indah, menurutnya, secara langsung akan menarik kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya akan memberikan dorongan signifikan bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

​“Kami berharap, melalui kegiatan semacam ini, dapat semakin menyadarkan semua pihak bahwa kebersihan adalah aspek krusial yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Pangdam, menambahkan bahwa agenda pembersihan pantai telah dijadikan sebagai program rutin dan berkelanjutan.

​Ketua Mitra Kodim 0410/KBL, M. Sahripudin, S.P., secara khusus menyambut baik program ini. Sahripudin juga berharap pemerintah daerah terus mendukung percepatan pembangunan, khususnya di Sukaraja dan wilayah pesisir lainnya, sebagai bukti langkah pemerataan yang nyata. “Mari bersama-sama, kita dukung upaya program dalam membenahi pesisir, hingga dampak kemajuan daerah pasti akan semakin kita rasakan bersama,” tandasnya.

Bersih pantai, merupakan tanggung jawab kita semua, sebagai bagian dari elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, tambah Ketua Himpunan Anak Angkatan Darat (Hipakad) Bandar Lampung, Densri Hariyadi, menambahkan .

​Senada dengan Pangdam, Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M., menekankan komitmen TNI Angkatan Darat dalam melestarikan lingkungan. “Keterlibatan aktif prajurit adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami siap menjadi garda terdepan dalam setiap upaya konservasi lingkungan di wilayah teritorial kami,” tegas Dandim.

​Aksi pembersihan ini disambut dengan respons yang sangat positif dari warga sekitar pesisir Sukaraja, yang merasakan dampak langsung dari tumpukan sampah.

​Bapak Anton, seorang nelayan setempat, mengucapkan terima kasih atas inisiatif tersebut. “Kami sangat senang pantai ini dibersihkan. Sampah, terutama plastik, sangat mengganggu hasil tangkapan kami,” katanya, seraya berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin agar pantai selalu indah dan sehat.

​Di sisi lain, Ibu Hermawati, seorang pemilik warung makanan, mengungkapkan dampak ekonomi yang dirasakan. “Pantai yang bersih pasti membuat pengunjung lebih nyaman dan ramai berdatangan. Ini jelas akan membantu meningkatkan pendapatan kami. Kami pun akan berupaya maksimal ikut menjaga kebersihan di sekitar warung,” tuturnya.

​Menutup rangkaian kegiatan, Kolonel Arm. Roni Hermawan kembali menyampaikan, “TNI akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai wilayah yang memiliki kesadaran tinggi akan kebersihan lingkungan pesisir. Mari kita jaga laut kita, karena laut adalah masa depan kita semua.”

​Sebagai penutup yang merefleksikan komitmen konservasi, Pangdam membagikan kurang lebih 600 bibit tanaman, seperti bibit durian, alpukat, serta beberapa jenis tanaman lainnya, kepada masyarakat yang ikut dalam pelaksanaan gotong royong. Pangdam berpesan agar pohon-pohon tersebut ditanam di lingkungan rumah masing-masing, sebagai simbol awal penanaman budaya hijau.

​Kegiatan ini diakhiri dengan harapan besar agar kesadaran terhadap kebersihan pantai tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi dapat bertransformasi menjadi budaya hidup bersih yang melekat pada setiap warga dan pengunjung yang ingin menikmati keindahan pesisir Lampung. (Silo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *