Jakarta, berjayanews.com – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Komitmen ini disampaikannya saat menghadiri acara Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial dan Peran Pemerintah Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Gubernur Mirza menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menyukseskan implementasi program ini. Menurutnya, sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat sangat krusial untuk mewujudkan sistem penyaluran bansos yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Kami siap memperkuat koordinasi agar pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata secara langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.
Acara sosialisasi yang dihadiri 24 gubernur serta 41 bupati dan wali kota se-Indonesia ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam memanfaatkan infrastruktur digital publik (Digital Public Infrastructure/DPI) guna menyempurnakan program perlindungan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memperluas cakupan uji coba (piloting) digitalisasi bansos. Hal ini sejalan dengan arahan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut B. Pandjaitan, yang menegaskan bahwa transformasi digital adalah kunci utama dalam perbaikan tata kelola pemerintahan dan perlindungan sosial.
Melalui agenda strategis ini, Pemprov Lampung berharap dapat mematangkan kesiapan daerah sekaligus mendorong sinergi nasional yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan perlindungan sosial bagi masyarakat.
(**)












