BERJAYANEWS.COM, -Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, membawa revolusi properti saat mengunjungi Lampung Selatan (7/5/2026). Dalam kunjungannya tersebut Menteri Ara membeber skema baru KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun.
Langkah ini diklaim mampu memangkas cicilan bulanan hingga ke angka psikologis Rp800 ribu – Rp900 ribu.
Khusus Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, mengonfirmasi alokasi 10.000 unit rumah siap dibangun. Program ini didesain sebagai “jalur ekspres” bagi buruh dan pekerja swasta yang selama ini kesulitan memiliki aset.
Tak hanya durasi kredit yang makin panjang, kuota subsidi nasional pun melonjak drastis menjadi 350 ribu unit tahun ini.
Kolaborasi raksasa yang melibatkan BTN, BP Tapera, PNM, hingga SMF ini bukan sekadar soal papan, melainkan mesin penggerak ekonomi daerah melalui sektor konstruksi dan pemberdayaan UMKM lokal.
Pemerintah optimistis, target 3 juta rumah nasional bukan lagi angan-angan, melainkan solusi nyata kesejahteraan rakyat.
Dalam kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPS Pusat RI Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng, Bupati Lampung Selatan, anggota DPR RI Mukhlis Basri, serta didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.
Selain itu hadir Sejumlah lembaga pembiayaan nasional seperti BTN, BP Tapera, PNM, dan SMF juga hadir bersama seluruh perwakilan sektor pembiayaan lainnya. (ABS)












