BERJAYANEWS.COM,- Stabilitas keamanan diwilayah Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, nyaris bentrok akibat perselisihan antar kelompok pendukung sepak bola pada Minggu (10/5) malam. Beruntung, eskalasi kekerasan tidak meluas berkat respons cepat personel TNI yang bertugas diwilayah tersebut. Senin (11/5/2026)
Ketegangan bermula saat euforia nonton bareng (nobar) laga panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta berakhir ricuh. Pasca pertandingan yang dimenangkan oleh tim asal Bandung itu, sekitar pukul 18.00 Wib, gerombolan massa yang diduga pendukung The Jakmania mendatangi Cafe Wiseman diperlintasan jalan Way Rarem.
Massa yang diperkirakan berjumlah 50 orang, datang dengan membawa senjata tajam guna mencari kelompok lawan. Namun, lantaran pendukung Bobotoh sudah membubarkan diri dari lokasi, amarah massa justru menyasar kepada karyawan setempat. Akibatnya, Suhendi (54), seorang petugas keamanan, menderita luka di bagian kepala, sementara juru parkir bernama Afan Johar (28) mengalami memar di wajah akibat hantaman benda tumpul.
Mendengar laporan adanya kegaduhan yang mencekam warga, Babinsa Kelurahan Pahoman, Pelda Hermanto, langsung mendatangi ke titik konflik. Tiba dilokasi pada pukul 18.25 WIB, Pelda Hermanto segera melakukan tindakan persuasif tapi tegas untuk membubarkan kerumunan massa yang emosional.
Kehadiran sosok prajurit ini terbukti efektif menenangkan situasi yang sempat memanas. Dengan koordinasi apik bersama aparat dari Tanjung Karang Barat, wilayah tersebut berhasil disterilkan dari potensi bentrok susulan hanya dalam hitungan menit.
Ketua RT 03 Lingkungan 1 Pahoman, Wahadi Bin Nurhadi, memberikan kesaksiannya.
”Kehadiran Pak Hermanto sangat berarti. Mungkin, jika dia tidak lekas datang kelokasi, kerusuhan ini bisa berakibat lebih fatal” ujarnya.
Senada dengan warga, Dandim 0410/KBL memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi anggotanya dilapangan. Pelda Hermanto dinilai telah mengimplementasikan semangat, ‘Radin Inten’ yang cepat, tegas, dan berwibawa dalam melindungi masyarakat.
Hingga kini, suasana disekitar Cafe Wiseman telah dinyatakan kondusif. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan. Sementara itu, kedua korban telah mendapatkan perawatan medis dan kondisi mereka berangsur stabil.
(Silo)












