BERJAYANEWS.COM — Ketua DPD PRI Provinsi Lampung, Wawan Tohir Balaw, SE, M.Si mengungkapkan jika esensi utama dari pendirian partai ini terletak pada namanya sendiri, yakni komitmen penuh untuk membawa dan memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia, khususnya dibumi Ruwa Jurai. Selasa (30/6/2026)
”Sebagai partai baru, tantangan terbesar kami adalah membuktikan, PRI mampu memberikan kemaslahatan dan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. Kami ingin menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh elemen warga Lampung” ujar Wawan Balaw ketika lakukan kunjungan konsolidasi ke sekretariat DPC PRI Kota Bandar Lampung didampingi Ir. Indra Bhaskara selaku Sekretaris dan Berly Yudiansyah, SH, MH sebagai Bendahara
Guna mematangkan langkah strategisnya, PRI dijadwalkan, akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) perdana di Jakarta Convention Center (JCC) pada 28-29 Agustus 2026 mendatang.
Momentum ini disebut-sebut akan menjadi panggung penting untuk merumuskan arah kebijakan serta program kerja konkret partai kedepan.
Diterangkan Sekretaris DPD PRI Lampung, Ir. Indra Bhaskara, bila persiapan administrasi dan penguatan infrastruktur partai ditingkat daerah kini sedang dikebut demi menyambut agenda nasional tersebut.
”Rapimnas ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi kami. Selain konsolidasi internal, momen ini juga akan memperlihatkan bergabungnya sejumlah tokoh-tokoh potensial dari berbagai latar belakang ke dalam gerbong PRI, dibawah kepemimpinan Ketua Umum Muhammad Nazaruddin” jelas Indra Bhaskara.
Bagi pengurus ditingkat daerah, pluralitas dan heterogenitas masyarakat Lampung menjadi modal sekaligus fokus utama dalam menyusun program kerja pasca Rapimnas nanti.
Menghadapi kontestasi politik yang kerap kali memanas, PRI Lampung justru memilih jalan yang berbeda.
Partai ini berkomitmen penuh untuk mengedepankan politik santun dan edukatif, menjauhi polarisasi, serta fokus pada adu gagasan yang konstruktif.
Semangat pergerakan ditingkat akar rumput ini, ditegaskan langsung oleh Ketua DPC PRI Kota Bandar Lampung, Mas Ariona, SH.
Ayu optimis jika pendekatan yang humanis akan mudah diterima oleh semua kalangan masyarakat.
”Kami ditingkat kota akan mengawal visi besar ini. Fokus kami di Bandar Lampung, siap menyentuh langsung persoalan masyarakat ditingkat bawah. Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran PRI melalui aksi nyata, bukan sekadar janji politik” tegas Mas Ariona.
Meski terbilang baru, struktur PRI Lampung yang mulai solid dari tingkat provinsi hingga kota, semakin membuat mereka yakin hadapi kontestasi pemilu mendatang.
Mereka optimis untuk mendapatkan kursi legislatif, baik ditingkat pusat (DPR RI) maupun ditingkat daerah (DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota), demi mengawal kebijakan pembangunan yang berpihak pada sektor sosial, politik, dan penguatan ekonomi rakyat.
(Silo)










