BANDAR LAMPUNG — Francetival 2026 yang digelar Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung (Unila) tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang memperluas pengalaman mahasiswa dan jejaring kampus dengan pihak di luar Unila.
Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang PKSI Unila Prof. Ayi Ahadiat saat mewakili Rektor dalam Francetival 2026 di Aula K FKIP Unila, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung 21–24 September itu mengusung tema “Un voyage, mille expériences” atau “Satu perjalanan, seribu pengalaman”. “Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berkembang. Mahasiswa mendapatkan pengalaman, sekaligus kita bisa membangun jejaring yang lebih luas dengan pihak luar,” kata Ayi.
Francetival juga menjadi wadah memperkenalkan bahasa, seni, dan budaya Prancis kepada masyarakat. Ketua Pelaksana Zaki Alfarisi menyebut 122 peserta mengikuti berbagai perlombaan dari kategori umum, SMA/SMK, hingga TK dan SD. Kompetisi tingkat umum digelar secara daring dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Zaki, perluasan peserta membuat Francetival tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga pelajar. Lomba yang digelar antara lain menyanyi solo, karaoke, lomba bertema Prancis, fashion show, dan mewarnai. Ia berharap kompetisi nasional yang tahun ini masih daring dapat dikembangkan menjadi kegiatan luring di FKIP Unila pada masa mendatang.
Ketua IMASAPRA Michel Sasa Sidabalo mengatakan Francetival 2026 merupakan hasil kolaborasi mahasiswa, dosen, alumni, sponsor, dan media partner. “Ini bukanlah akhir dari cerita. Ini adalah pengingat bahwa kita mampu menciptakan hal-hal hebat saat kita bersatu,” ujarnya.(*)












