Example floating
Example floating
Budaya & Humaniora

PTPN I Tancap Gas Hilirisasi, Bawa Teh Walini Hingga Cerutu Deli Nusantara Kuasai Pasar Ritel!

×

PTPN I Tancap Gas Hilirisasi, Bawa Teh Walini Hingga Cerutu Deli Nusantara Kuasai Pasar Ritel!

Share this article
PTPN I Tancap Gas Hilirisasi, Bawa Teh Walini Hingga Cerutu Deli Nusantara Kuasai Pasar Ritel!
JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara I (Persero) mempercepat transformasi bisnis hilir melalui penguatan berbagai merek produk perkebunan legendaris milik perusahaan. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperluas penetrasi pasar ke sektor ritel (end user) nasional maupun internasional.
Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, mengungkapkan bahwa produk perkebunan seperti Teh Walini, Kopi Banaran, Kopi Rollaas, Cerutu Golden Djawa, dan Cerutu Deli Nusantara memiliki reputasi besar yang pernah berjaya sejak era kolonial hingga ke pasar Eropa dan Amerika.
“Kita memiliki sejarah panjang sebagai produsen consumer goods dengan reputasi yang sudah dikenal hingga Eropa sejak zaman Belanda. Teh Walini, Kopi Banaran, Cerutu Golden Djawa, Cerutu Deli Nusantara, dan berbagai produk perkebunan lainnya merupakan merek-merek yang memiliki nama besar.
Namun, ketika BUMN tidak lagi menyentuh pasar hingga sektor riil, pamor merek-merek tersebut perlahan tertinggal dari merek swasta yang bergerak lebih agresif. Sekarang saatnya kita kembali memperkuat posisi itu sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah,” kata Abdul Rivai Ras di Jakarta, Kamis (6/8).
Sejalan dengan agenda prioritas hilirisasi pemerintah, PTPN I siap merebut kembali pangsa pasar dengan mengandalkan standar kebersihan, keamanan pangan, dan proses produksi ramah lingkungan.
Guna mendukung penetrasi pasar tersebut, PTPN I akan mengoptimalkan belasan ribu karyawan sebagai duta produk utama serta memanfaatkan fasilitas operasional perusahaan sebagai etalase pemasaran.
Selain itu, PTPN I berencana membuka gerai dan café berbasis produk hilir di berbagai aset strategis kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar guna memberikan pengalaman langsung kepada konsumen (customer experience).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *