Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Ekonomi Nasional Ditarget Tumbuh 6 Persen, Rama Apriditya Soroti Infrastruktur Bandar Lampung

×

Ekonomi Nasional Ditarget Tumbuh 6 Persen, Rama Apriditya Soroti Infrastruktur Bandar Lampung

Share this article
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Rama Apriditya, memberikan keterangan kepada wartawan usai mengikuti Sidang Paripurna Istimewa HUT RI ke-81 di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat (14/8/2026). | Foto: Adsza

BERJAYANEWS.COM — Ambisi Presiden Prabowo Subianto membawa pertumbuhan ekonomi nasional menembus angka 6 persen pada akhir 2026 dinilai harus selaras dengan pembenahan infrastruktur di daerah. Tanpa tata kota yang matang, lonjakan investasi berpotensi memicu masalah urban baru.

Pesan optimisme tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan HUT RI ke-81 di Jakarta, Jumat, (14/8/2026).

Prabowo membeberkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen pada kuartal I dan 5,45 persen pada Semester I 2026.

“Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa capai angka 6 persen,” kata Prabowo.

Namun, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi bukanlah tujuan akhir, melainkan kesejahteraan rakyat.

“Pertumbuhan tinggi, tidak bisa dinikmati rakyat kita kebanyakan, tidak bermanfaat bagi kita,” ujarnya.

Pidato kenegaraan tersebut turut disimak langsung jajaran legislator melalui Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat, (14/8/2026).

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Rama Apriditya, menilai perbaikan kualitas hidup masyarakat bermula dari ketertiban fasilitas umum.

Menurutnya, perkembangan bisnis tidak boleh mengorbankan hak publik seperti penyalahgunaan trotoar untuk parkir liar.

“Trotoar itu adalah fasilitas umum. Sudah ada contoh kemarin di Fave Hotel yang memang kami sudah panggil dan berikan teguran tertulis karena memakai trotoar untuk parkiran,” tegas Rama.

Ia menambahkan, DPRD telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penataan lahan parkir di berbagai titik kota.

Selain masalah fasilitas umum, Rama menyoroti ancaman perubahan iklim dan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) akibat pembangunan permukiman masif, khususnya di daerah resapan air seperti Kemiling.

DPRD Bandar Lampung berkomitmen memperketat pengawasan keberadaan RTH sesuai Perda yang berlaku. Rama menyebut alokasi dan titik RTH baru tengah dikaji bersama Bappeda untuk tahun anggaran mendatang.

“Untuk di 2027 RTH kita lagi membuat kajian kembali di setiap kecamatan. Nanti tim Bappeda sedang mengkaji titik-titik RTH baru ke depannya,” jelas Rama.

Momentum El Nino berkepanjangan saat ini juga dinilai tepat untuk membenahi sistem pembuangan air sebelum musim hujan tiba.

Komisi III DPRD telah bersepakat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memfokuskan anggaran 2027 pada perbaikan drainase secara menyeluruh.

“Kami bersepakat dengan pemerintah kota fokus di anggaran 2027 untuk penanganan banjir. Maksudnya, kita membangun jalan beserta drainase karena itu satu kesatuan,” ujar Rama.

Menutup keterangannya dalam suasana peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, Rama mengajak seluruh elemen masyarakat Bandar Lampung untuk menjadikan momen HUT RI ke-81 ini sebagai ajang memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan ketertiban kota.

Menurut Rama, upaya pemerintah dan DPRD dalam membenahi infrastruktur tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi aktif dari warga.

“Dalam momentum HUT RI ini, mari kita bersama-sama menjaga fasilitas umum, menjaga kebersihan saluran air, dan tidak merusak ruang hijau yang ada. Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan juga dengan merawat kota kita agar Bandar Lampung makin aman, nyaman, dan bebas banjir,” pungkas Rama.

(smd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *