BERJAYANEWS.COM, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) meraih Implementasi Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award 2025 kategori Peringkat Pratama. Penghargaan diumumkan pada 2 Juli 2026 dalam Konsolidasi Nasional PSGA PTKI se-Indonesia di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan diterima Kepala PSGA UIN RIL, Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, M.Sos.I. UIN RIL meraih skor 740, meningkat dari 645 pada 2024, dan menjadi salah satu dari 15 PTKI penerima Peringkat Pratama dari 44 peserta.
Yunidar menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam memperkuat tata kelola kampus yang inklusif, ramah, dan responsif gender. Melalui PSGA, UIN RIL terus mendorong lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan, sekaligus memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan, pendidikan publik, penguatan kelembagaan, serta pengarusutamaan gender dalam kebijakan dan budaya akademik.
Konsolidasi Nasional PSGA PTKI berlangsung 30 Juni–3 Juli 2026 dengan tema “Meneguhkan Spirit Keulamaan Perempuan dalam Transformasi Ekosistem PTKI yang Adil Gender dan Nir Kekerasan.” Forum tersebut membahas penguatan regulasi pencegahan kekerasan seksual, kelembagaan PSGA, kampus ramah anak, inklusivitas bagi penyandang disabilitas, serta perlindungan kelompok rentan. Rangkaian kegiatan juga mencakup Munas PSGA ke-4, perumusan rekomendasi nasional, berbagi praktik baik PTRG, konferensi internasional, dan napak tilas ulama perempuan.
Sekjen Kemenag RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., mendorong PSGA PTKI memperluas kontribusi hingga masyarakat dan memastikan hasil riset memberikan dampak nyata. Ia menilai persoalan seperti stunting dan ketahanan keluarga membutuhkan keterlibatan akademisi secara langsung. Forum ini dihadiri pimpinan PTKI, akademisi, peneliti, aktivis perempuan dan anak, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, serta sejumlah narasumber nasional dan internasional. (*)












