Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Dua Mahasiswa Hanyut di Sungai Wira Garden Bandar Lampung Ditemukan Meninggal

×

Dua Mahasiswa Hanyut di Sungai Wira Garden Bandar Lampung Ditemukan Meninggal

Share this article
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang ditemukan setelah hanyut di aliran sungai kawasan Taman Wisata Wira Garden, Bandar Lampung, Kamis, (2/4/2026). | Foto: Ist.

BERJAYANEWS.COM — Tim SAR gabungan menemukan dua mahasiswa yang dilaporkan hanyut di aliran sungai kawasan Taman Wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal setelah operasi pencarian berlangsung sekitar delapan jam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengatakan pencarian dilakukan sejak Rabu, 1 April 2026, sore hingga Kamis pagi, 2 April 2026.

“Operasi pencarian dilakukan sejak pukul 14.30 WIB hingga 18.00 WIB, kemudian dilanjutkan keesokan harinya mulai pukul 06.00 WIB. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB,” kata Idham, Kamis, (2/4).

Dua korban tersebut adalah Fatmawati, 23 tahun, warga Kampung Baru Unila yang berasal dari Tulang Bawang Barat, dan Bunga, 23 tahun, warga Darul Hufas, Pesawaran, yang berasal dari Metro.

Keduanya dilaporkan hanyut ketika berada di kawasan aliran sungai Taman Wisata Wira Garden. Peristiwa bermula saat mereka berada di atas batu untuk berfoto.

Arus sungai tiba-tiba menguat. Keduanya terseret aliran air dan sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada kayu yang berada di sekitar jembatan. Namun derasnya arus membuat mereka tidak mampu bertahan hingga akhirnya terbawa hanyut.

BPBD Bandar Lampung mengerahkan 22 personel dalam operasi pencarian. Upaya tersebut dilakukan bersama sejumlah unsur penyelamat, termasuk Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kepolisian, Palang Merah Indonesia (PMI), IEA, FRRL, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Pencarian kemudian diperluas mengikuti aliran sungai hingga ke wilayah hilir. Tim menemukan kedua korban di lokasi berbeda.

Fatmawati ditemukan di sekitar Pantai Pulau Pasaran. Sementara Bunga ditemukan di kawasan muara Way Belau, Kelurahan Kota Karang.

Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung. Jenazah kemudian diserahkan untuk proses penanganan lebih lanjut bersama pihak keluarga.

Idham mengatakan proses pencarian melibatkan koordinasi lintas lembaga sejak laporan kejadian diterima. Tim SAR menyisir aliran sungai dan kawasan hilir untuk menemukan keberadaan kedua korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat mengenai risiko aktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika debit dan arus air berubah secara tiba-tiba. Kondisi medan dan derasnya aliran dapat membuat upaya penyelamatan menjadi semakin sulit.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *