BERJAYANEWS.COM,- Jakarta — Dua pelajar asal Papua terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta.
Mereka adalah Franciscus Sakfiris Pahabolisage dari SMA Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan, dan Stincek Laramiapa dari SMA Negeri 1 Nabire, Papua Tengah.
Franciscus mengaku bangga bisa tampil di Istana, sesuatu yang sebelumnya hanya ia saksikan lewat televisi. “Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, kami sangat bangga bisa bertemu langsung dan terpilih sampai di sini,” ucapnya. Ia bercerita tentang beratnya proses seleksi, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional, terutama karena harus beradaptasi dengan latihan fisik yang ketat.
Sementara itu, Stincek menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik saat upacara.
“Pesan saya untuk Bapak Presiden, saya akan berusaha semaksimal mungkin mengibarkan bendera pusaka dengan hasil terbaik, dan saya akan membanggakan negara kita,” katanya.
Stincek juga berbagi pengalaman berharga selama pelatihan, yakni belajar menjaga kekompakan dengan 76 anggota Paskibraka lainnya dari 38 provinsi. Meski ada rasa gugup, ia mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan Presiden. “Ini sebuah kebanggaan besar dan hasil dari usaha kami sendiri,” ungkapnya. (*)












