BERJAYANEWS.COM,- Aksi mahasiswa Kalimantan Selatan yang menyampaikan aspirasi langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka viral di media sosial. Momen itu terjadi saat Gibran meninjau lokasi banjir di Desa Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026).
Dalam dialog tersebut, mahasiswa mengungkap dugaan sekitar 180 kasus tambang ilegal di Kalsel yang dinilai memperparah kerusakan lingkungan dan banjir. Mereka meminta keterlibatan Wapres untuk mendorong penyelesaian bersama kementerian terkait.
Selain soal tambang, mahasiswa juga menyoroti minimnya sumur resapan serta tata ruang yang buruk, sehingga banjir dianggap sebagai rutinitas tahunan. Mereka menegaskan tidak mengharapkan bantuan sosial, melainkan solusi konkret agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dan menjaga perekonomian.
Menanggapi hal itu, Wapres Gibran meminta pemerintah daerah menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dan melakukan evaluasi tata ruang secara serius. (*)












