Example floating
Example floating
Pesawaran

Gema Dakwah dari Way Harong: Mengenal Paduan Suara Khairunnisa yang Mengetuk Pintu Hati

×

Gema Dakwah dari Way Harong: Mengenal Paduan Suara Khairunnisa yang Mengetuk Pintu Hati

Share this article
Gema Dakwah dari Way Harong: Mengenal Paduan Suara Khairunnisa yang Mengetuk Pintu Hati

Berjayanews.com. Pesawaran. Ditengah gempuran musik modern, sebuah harmoni bernuansa islami justru sedang mekar didesa Way Harong, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Ialah grup paduan suara Khairunnisa, sekumpulan ibu-ibu tangguh yang membuktikan jika usia dan kesibukan rumah tangga bukanlah penghalang untuk menyebarkan pesan kebaikan melalui seni paduan suara. Selasa (27/01/2026)

​Sesuai namanya, Khairunnisa yang berarti ‘Wanita Terbaik’, grup ini membawa misi mulia, berdakwah lewat syair.

Dibawah bimbingan Ibu Novi Damayanti dan Bapak Wandi, ke-18 personel ini bertransformasi menjadi sebuah tim yang solid dan artistik.

​Bagi grup yang dipimpin oleh Ibu Halimah sebagai dirijen ini, tampil diatas panggung bukan sekadar menghafal lirik.

Dalam setiap sesi latihan, mereka membedah setiap lagu dengan detail yang luar biasa.

​”Kami tidak hanya mengejar kemerduan suara. Kekompakan, pemahaman mendalam atas pesan lagu, hingga estetika koreografi yang harmonis menjadi kunci utama. Kami ingin syair dakwah ini benar-benar sampai ke hati pendengar, bukan sekadar lewat ditelinga,” ujar Maysaroh salah satu anggota dengan semangat.

​Meski jadwal latihan hanya dilakukan seminggu sekali, atmosfer dilokasi latihan selalu terasa ‘hidup’.

Bayangkan saja, ditengah jadwal mengurus rumah tangga, ibu-ibu ini datang dengan wajah sumringah dan energi yang meluap.

​Ada tawa disela-sela jeda, namun ada keseriusan yang tinggi saat musik mulai ditabuh.

Semangat ini lahir dari rasa cinta terhadap seni suara Islami. Mereka saling mengoreksi tanpa menggurui, menciptakan iklim latihan yang penuh kekeluargaan namun tetap profesional.

​​Eksistensi Khairunnisa tidak bertepuk sebelah tangan.

Kepala Desa, Alamsyah beserta ibu Kepala Desa, Mastuna berikut Ketua Majelis Taklim, ibu Tatik Yuliati hingga masyarakat se- desa Way Harong, senantiasa berikan support dan dukungannya.

Tak jarang, warga sekitar datang sekadar untuk menyaksikan mereka berlatih, memberikan cemilan, atau sekadar memberikan semangat moral.

Bagi warga, kehadiran grup ini merupakan kebanggaan Kelurahan sekaligus benteng pelestari budaya islami dilingkungan mereka.

​Novi Damayanti, selaku pembina, memiliki visi yang besar untuk grup ini.

Dirinya menekankan pentingnya konsistensi agar Khairunnisa siap kapanpun jika ada perlombaan paduan suara.

​”Kami terus memacu diri untuk berlatih lebih maju. Target kami bukan sekadar tampil diacara hajatan atau lingkungan lokal, tapi kami mempersiapkan diri untuk bersaing diberbagai perlombaan paduan suara ditingkat yang lebih tinggi. Potensi ibu-ibu ini luar biasa,” ungkap Novi dengan nada optimis.

Novi juga menambahkan jika tujuan utama tetaplah syiar.

“Saya ingin grup ini tetap eksis menyebarkan dakwah. Melalui tembang-tembang muslim, kita bisa menyentuh sisi spiritual masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan indah,” tambahnya.

Adapun nama-nama personel Khairunnisa (Srikandi Way Harong) antara lain,
​​Sariyah, Suhaeti, Mastuah, Hartati, Muslihah, Lelawati, Linda, Maysarah, Minah, Encun, Wati, Umi Yanah, Ela, Idah, Rukiyah, Embay, Suryanah, Ros dan Halimah (Dirijen)

​Masyarakat berharap grup Khairunnisa dapat terus berkembang dan menjadi ikon seni religi di Kabupaten Pesawaran. Dengan kekompakan yang terus dijaga. Terlihat dari bagaimana para peserta saling menyelaraskan gerakan dan suara, Khairunnisa bukan sekadar grup paduan suara, melainkan sebuah keluarga besar yang dipersatukan oleh iman dan seni.

​Semoga paduan suara dari Way Harong ini terus bertalu, membawa kedamaian dan pesan dakwah yang menyejukkan hati siapa saja yang mendengarnya.

(Silo) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *