Lampung Timur — Dugaan kejanggalan pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, mencuat setelah beredarnya video yang menampilkan sejumlah truk besar memuat peralatan medis di area rumah sakit tersebut.
Video yang diterima redaksi BerjayaNews, diunggah akun TikTok @ryuben_Coe, memperlihatkan beberapa truk berukuran besar menurunkan barang-barang menggunakan mobil crane. Dalam keterangan unggahan disebutkan, peralatan tersebut merupakan alkes dari anggaran tahun 2025, namun baru tiba dan didistribusikan pada tahun 2026.
Jika informasi tersebut benar, kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait proses perencanaan, pengadaan, hingga realisasi anggaran alkes di RSUD Sukadana. Pasalnya, pengadaan alkes umumnya bersifat krusial dan berdampak langsung pada layanan kesehatan masyarakat.
Dalam rekaman video, tampak sejumlah pekerja melakukan pemindahan barang, sementara beberapa pegawai dan warga terlihat menyaksikan aktivitas tersebut. Unggahan ini kemudian memicu respons publik dan spekulasi warganet mengenai kemungkinan keterlambatan pengadaan atau persoalan administratif dalam pelaksanaan anggaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Sukadana maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kebenaran informasi tersebut, termasuk jenis alkes yang diangkut, nilai pengadaan, mekanisme kontrak, serta alasan dugaan keterlambatan realisasi anggaran.
Redaksi BerjayaNews masih berupaya mengonfirmasi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sukadana, dr. Eva. Dan hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi. Redaksi akan terus mengupadet informasi terbaru (Abs)












