Example floating
Example floating
Budaya & HumanioraRuwai Jurai

Rute Penerbangan Lampung–Kuala Lumpur Resmi Beroperasi, Jihan Klaim Tak Pakai APBD  

×

Rute Penerbangan Lampung–Kuala Lumpur Resmi Beroperasi, Jihan Klaim Tak Pakai APBD  

Share this article
Rute Penerbangan Lampung–Kuala Lumpur Resmi Beroperasi, Jihan Klaim Tak Pakai APBD  

BERJAYANEWS,- Lampung Selatan — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meresmikan penerbangan perdana rute internasional Lampung–Kuala Lumpur di Bandara Radin Inten II, Kamis, 12 Februari 2026. Penerbangan ini menandai aktif kembali status internasional bandara tersebut setelah sempat tidak melayani rute luar negeri.

Jihan menyebut pembukaan rute ini sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas Lampung dengan kawasan Asia Tenggara dan mendorong pengembangan rute internasional lainnya.

Selain mendukung sektor bisnis dan pariwisata, penerbangan langsung dinilai mempermudah akses bagi sekitar 24 ribu jemaah umrah asal Lampung yang selama ini harus berangkat melalui Jakarta.

Data pemerintah provinsi juga mencatat terdapat 8.000–8.600 pekerja migran asal Lampung di Malaysia. Dengan penerbangan langsung, potensi penghematan biaya perjalanan diperkirakan mencapai Rp 16 miliar per tahun.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo mengatakan status internasional Bandara Radin Inten II ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025. Seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sebelum 8 Februari 2026.

Penerbangan perdana masih bersifat carter dan direncanakan menjadi reguler dua kali sepekan, setiap Senin dan Kamis, sebelum Lebaran 2026. Pemerintah memastikan penerbangan ini tidak menggunakan APBD dan didukung investor swasta.

CEO Regional III PT Angkasa Pura Indonesia Dwi Ananda Wicaksana menyebut Lampung merupakan bandara dengan trafik terbesar keempat di Sumatera wilayah kerjanya. Ia menilai rute Kuala Lumpur memiliki potensi permintaan tinggi untuk wisata, investasi, dan mobilitas tenaga kerja.

Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Bandar Udara Wilayah I memastikan kesiapan aspek keselamatan dan regulasi. Namun, keberlanjutan rute akan bergantung pada permintaan pasar.

Dengan populasi sekitar 9,5 juta jiwa dan kuota haji 5.827 orang per tahun, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan Bandara Radin Inten II ke depan dapat berkembang menjadi embarkasi haji penuh. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *