Example floating
Example floating
NasionalNews

Nahkodai PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso Pacu Produksi 2026 Berbasis Digital Presisi

×

Nahkodai PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso Pacu Produksi 2026 Berbasis Digital Presisi

Share this article
OPTIMALKAN KINERJA PRODUKSI - PTPN IV Regional III memperkuat konsolidasi internal guna mengoptimalkan kinerja produksi pada tahun 2026. (dokumentasi PTPN)

BERJAYANEWS.COM,-PEKANBARU – Mengawali masa kepemimpinannya, Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, langsung tancap gas memperkuat konsolidasi internal. Dalam rapat perdana bersama jajaran manajemen di Pekanbaru, Bambang menetapkan target besar: menjadikan pencapaian gemilang tahun 2025 sebagai baseline minimal untuk performa produksi tahun 2026.

“Kekuatan kita ada pada validitas data dan tracking database. Tugas ke depan adalah memastikan setiap keputusan produksi berbasis data, presisi, dan berkelanjutan,” ujar Bambang Budi Santoso yang baru saja menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Ahmad Gusmar Harahap.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PTPN IV Regional III menetapkan tiga strategi utama produksi 2026:

Transformasi Nutrisi Organik: Pengembangan Liquid Soil Amendment (Pembenah Tanah Cair) untuk memperbaiki kesehatan tanah secara bertahap sekaligus menekan ketergantungan pada pupuk kimia.

Digitalisasi Proyeksi (Machine Learning): Penguatan formula statistik kebun berbasis analitik data. Strategi ini memungkinkan manajemen membaca potensi produksi secara objektif hingga tingkat blok, sehingga perencanaan pemupukan lebih akurat dan efisien.

Database Berbasis Afdeling: Penyusunan RKAP yang bersifat bottom-up. Setiap Asisten Afdeling wajib mengelola data detail per blok guna memastikan target produksi memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Operation Head PTPN IV Regional III, Sori Ritonga, menambahkan bahwa penggunaan model statistik bukan sekadar angka, melainkan instrumen pengambilan keputusan. Sementara itu, Business Support Head Achmedi Akbar menekankan pentingnya percepatan perizinan dan pengawasan ketat pada program investasi tanaman ulang seluas 2.927 hektare yang direncanakan pada 2026.

Melalui transformasi pertanian presisi ini, PTPN IV Regional III optimistis dapat terus meningkatkan daya saing sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan kontribusi maksimal bagi industri sawit nasional. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *