TANGGAMUS — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Satu Atap di Pedukuhan Batu Nyangka, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, akhirnya mulai dibangun permanen. Sekolah ini sempat viral di media sosial karena kondisinya yang sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Ironisnya, perbaikan fasilitas pendidikan di daerah pelosok ini bukan berasal dari anggaran pemerintah daerah (Pemda), melainkan murni hasil gotong royong swadaya masyarakat, para donatur, serta anggota TNI dari Kodim Tanggamus. Bantuan material pembangunan tersebut difasilitasi oleh kreator konten lokal, Bang Taun, yang sebelumnya konsisten memviralkan kondisi sekolah tersebut.
Apriani, salah seorang guru yang telah mengabdi selama 18 tahun di sekolah tersebut, tak kuasa menahan rasa harunya. Selama belasan tahun, ia menyaksikan anak-anak didiknya terpaksa belajar di dalam ruangan berbahan papan dengan atap seng yang bocor di sana-sini.
“Selama ini anak-anak belajar dengan kondisi sederhana dan penuh keterbatasan. Kami sangat bersyukur akhirnya sekolah ini mulai dibangun permanen,” ujar Apriani dengan penuh haru, Sabtu (16/5/2026).
Rencananya, proyek gotong royong ini akan membangun tiga ruang kelas permanen yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti toilet, perpustakaan, dan sarana belajar yang layak demi masa depan anak-anak di Cukuh Balak. (*)








