BERJAYANEWS.COM,-Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri resmi menunjuk kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP pada Kamis (14/8/2025).
Penunjukan ini membuat Hasto mencetak rekor tiga periode berturut-turut menjabat sebagai Sekjen, menegaskannya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di tubuh banteng moncong putih.
Kilas Perjalanan Hasto di PDIP
Awal Karier: Terpilih ke DPR RI dari Jawa Timur pada 2004, duduk di Komisi VI.
Lompatan Karier: Menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Sekjen pada 2015 ketika Tjahjo diangkat jadi Menkumham.
Juru Kemenangan: Terlibat dalam kemenangan Jokowi–Ahok (Pilgub DKI 2012), Jokowi–JK (Pilpres 2014), dan Jokowi–Ma’ruf Amin (Pilpres 2019).
Babak Kontroversi: Baru saja menerima amnesti dari Presiden Prabowo terkait kasus suap Harun Masiku, sebelum kembali dilantik.
Fakta Menarik
Pada Kongres VI PDIP di Bali (Agustus 2025), Megawati sempat merangkap jabatan Sekjen sebelum menyerahkannya lagi ke Hasto.
Pelantikan di Kantor DPP PDIP Menteng dihadiri sejumlah pengurus baru yang absen di kongres.
Sekjen PDIP dari Masa ke Masa (Era Reformasi)
Alexander Litaay (1999–2000) – Konsolidasi pasca Pemilu 1999.
Soetjipto Soedjono (2000–2005) – Hadapi dinamika internal & persaingan nasional.
Pramono Anung (2005–2010) – Gaya kepemimpinan komunikatif & adaptif.
Tjahjo Kumolo (2010–2015) – Antarkan Jokowi jadi Presiden 2014.
Hasto Kristiyanto (2015–2025) – Satu dekade mendampingi pemerintahan Jokowi.
(*)












