Example floating
Example floating
Bandar LampungRagamRuwai Jurai

Lampung Festival 2025 di PKOR Way Halim Resmi Dibuka, 9 Kabupaten Kota Tak Ikut Berpartisifasi

×

Lampung Festival 2025 di PKOR Way Halim Resmi Dibuka, 9 Kabupaten Kota Tak Ikut Berpartisifasi

Share this article
Lampung Fest 2025 Dibuka Meriah, Tapi Banyak Anjungan Kosong!

BERJAYANEWS.COM – Lampung Festival (Lampung Fest) 2025 di PKOR Way Halim, Rabu (12/11/2025), resmi dibuka, langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Namun sayangnya pelaksanaan pembukaan Lampung Fest 2025  sejumlah anjungan kabupaten dan kota terlihat sepi pengunjung.

Berdasarkan pantauan wartawan sejumlah anjungan milik kabupaten kota terlihat sepi pengunjung.

Pasalnya beberapa kabupaten kota tidak ikut berpartisifasi dalam Lampung Festival (Lampung Fest) 2025

Dari 15 kabupaten/kota, hanya lima daerah yang berpartisipasi Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Timur.

Sementara sembilan kabupaten dan satu kota lainnya tampak kosong tanpa aktivitas. Daerah yang absen di antaranya Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Barat, Tulang Bawang, Tanggamus, Way Kanan, Pesawaran, Pesisir Barat, Mesuji, dan Kota Metro.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya terkait minimnya keterlibatan sejumlah kabupaten kota dalam kegiatan tersebut.

Padahal, selama ini Lampung Fest ajang promosi budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah serta hiburan masyarakat.

“Biasanya rame bang, Sayang bener sekarang banyak gak buka,” ujar Iqbal salah satu perantau dari pesawaran.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan pembukannya menegaskan pentingnya hilirisasi kopi Lampung agar tidak hanya dikenal sebagai komoditas mentah.

Ia menekankan bahwa Lampung Fest menjadi wadah promosi sektor ekonomi kreatif tanpa menggunakan dana APBD, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, promotor musik, hingga UMKM lokal.

“Lampung Fest bukan sekadar pameran, tapi wadah inkubasi ekonomi kreatif dan promosi daerah. Ini gairah baru dalam penyelenggaraan event besar di Lampung,” ujar Mirza.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung Bobby Irawan menargetkan festival yang digelar selama 15 hari, mulai 11-25 November 2025, dapat menarik 200.000-300.000 pengunjung dengan potensi transaksi ekonomi mencapai Rp30-50 miliar. (SMD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *