BERJAYANEWS.COM, Bandar Sribhawono,- Ratusan warga memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ir Sutami, Desa Srimenanti, Bandar Sribhawono, pada Minggu malam, 16 November 2025.
Kedatangan warga ini dipicu oleh kecurigaan terhadap aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada sebuah truk yang berlangsung di SPBU tersebut, padahal jam operasional SPBU seharusnya sudah berakhir.
Kekesalan warga memuncak lantaran sejak sore hari mereka mendapatkan informasi bahwa persediaan BBM jenis Solar telah habis.
Namun, pada malam harinya, mereka mendapati sebuah truk tengah melakukan pengisian BBM dalam jumlah besar.
Aksi penggerebekan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh Willis Indrianto dan dengan cepat menjadi viral di media sosial.
View this post on Instagram
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bahwa SPBU yang seharusnya sudah tutup masih melayani transaksi pengisian BBM untuk sebuah truk.
Kecurigaan warga semakin diperkuat dengan modus operandi pengisian yang ditutupi menggunakan terpal, menimbulkan dugaan adanya praktik “pengecoran” atau penjualan BBM bersubsidi secara tidak prosedural.
Insiden ini menuai kecaman keras terhadap pemilik SPBU dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut.
Warga menuntut adanya tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara. (*)












