BERJAYANEWS.COM — Suasana khidmat menyelimuti Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Pahoman pada puncak perayaan Natal 2025. Dibalik kekhusyukan jemaat yang beribadah, terlihat kesiapsiagaan aparat teritorial yang berjaga dilini depan. Salah satunya adalah Serma Hermanto, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-05/TKP, Kodim 0410/KBL, pada Kamis (25/12/2025).
Sebagai garda terdepan TNI ditingkat kelurahan, Serma Hermanto menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan dengan memastikan stabilitas keamanan selama rangkaian perayaan Natal 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tugas pengamanan ini tidak dilakukan sendiri. Berdasarkan pantauan di lapangan, Serma Hermanto bersinergi erat dengan Bhabinkamtibmas setempat, satuan Linmas Kelurahan Pahoman, serta personel Mitra Kodim 0410/KBL.
Pola pengamanan yang diterapkan bersifat patroli terarah (targeted patrol), yang telah dimulai sejak malam menjelang Natal hingga hari H perayaan.
Fokus utama adalah memastikan area rumah ibadah steril dari potensi gangguan serta mengatur arus lalu lintas disekitar wilayah Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal.
”Tugas kami bukan sekadar menjaga fisik bangunan, melainkan memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara kita saat menjalankan ibadah Natal. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Serma Hermanto saat ditemui di sela-sela penjagaan GKSBS Pahoman, Kamis (25/12).
Operasi pengamanan ini dipastikan akan terus berlanjut. Mengingat mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat menjelang pergantian tahun, Serma Hermanto bersama tim gabungan tetap akan melakukan pemantauan wilayah secara intensif hingga Januari 2026.
Kehadiran aparat di tengah-tengah jemaat mendapat respons positif. Sinergi antara TNI, Polri, dan unsur masyarakat di Pahoman dinilai menjadi kunci utama terciptanya kondusivitas diwilayah Bandar Lampung.
Langkah proaktif Serma Hermanto menunjukkan bahwa fungsi Babinsa tidak hanya terbatas pada urusan pertahanan, tetapi juga pada penguatan struktur sosial melalui perlindungan terhadap keberagaman dan kebebasan beragama.
Dengan dedikasi yang ditunjukkan, diharapkan perayaan pergantian tahun di wilayah Enggal, khususnya Pahoman, dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai tanpa kendala berarti.
(silo)












