BERJAYANEWS.COM — Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menggelar pasar murah Ramadan tahap II pada Kamis, (5/3). Program yang dikoordinasikan Dinas Perdagangan itu digelar serentak di 20 kecamatan untuk menekan beban masyarakat menghadapi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.
Sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar karena mendapat subsidi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Komoditas yang disiapkan antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan tepung terigu.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pasar murah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah terhadap harga bahan pokok selama Ramadan.
“Komoditas yang disiapkan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga tepung terigu. Seluruhnya mendapat potongan harga melalui dukungan subsidi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung,” kata Erwin, Rabu, (4/3).
Pada pasar murah tahap II, pemerintah memberikan subsidi untuk sejumlah kebutuhan pokok. Beras premium kemasan 5 kilogram mendapat subsidi Rp15 ribu per sak. Gula pasir disubsidi Rp4.000 per kilogram, minyak goreng Rp4.000 per kemasan, telur ayam Rp5.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp4.000 per kemasan.
Dinas Perdagangan menyiapkan stok yang berbeda untuk setiap komoditas. Beras premium kemasan 5 kilogram tersedia sebanyak 267 sak, sedangkan beras curah sebanyak 250 kilogram.
Untuk komoditas lainnya, pemerintah menyiapkan 250 kemasan minyak goreng, 250 kemasan telur ayam, serta 100 kemasan tepung terigu.
Program tersebut diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah potensi meningkatnya permintaan pangan selama Ramadan. Pemerintah juga berupaya menjaga agar kenaikan harga tidak terlalu membebani daya beli masyarakat.
Erwin mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan stok tetap aman hingga menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Pasar murah Ramadan tahun ini dilaksanakan dalam tiga tahap. Pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung.
Pada pelaksanaan tahap II, pasar murah digelar di 20 titik. Lokasinya tersebar mulai dari wilayah pesisir hingga kawasan permukiman di bagian tengah dan utara kota.
Berikut lokasi pasar murah Ramadan tahap II pada 5 Maret 2026:
- Kecamatan Bumi Waras – Kelurahan Bumi Waras.
- Kecamatan Enggal – Kelurahan Pelita, samping Masjid Baitul Rahman.
- Kecamatan Kedamaian – Kelurahan Kedamaian.
- Kecamatan Kedaton – Kelurahan Penengahan.
- Kecamatan Kemiling – Kelurahan Pinang Jaya, Lapangan Maruja.
- Kecamatan Labuhan Ratu – Kelurahan Sepang Jaya.
- Kecamatan Langkapura – Kelurahan Gunung Terang.
- Kecamatan Panjang – Kelurahan Pidada.
- Kecamatan Rajabasa – Kelurahan Sukamaju.
- Kecamatan Sukabumi – Kelurahan Campang Raya.
- Kecamatan Sukarame – Kelurahan Korpri Jaya.
- Kecamatan Tanjung Karang Barat – Kelurahan Segala Mider.
- Kecamatan Tanjung Karang Pusat – Kelurahan Kaliawi.
- Kecamatan Tanjung Karang Timur – Kelurahan Kota Baru.
- Kecamatan Tanjung Senang – Kelurahan Way Dalam, Pool Puspa Jaya.
- Kecamatan Teluk Betung Barat – Kelurahan Sukaraja, Lapangan Merah.
- Kecamatan Teluk Betung Selatan – Kelurahan Pesawahan.
- Kecamatan Teluk Betung Timur – Kelurahan Keteguhan.
- Kecamatan Teluk Betung Utara – Kelurahan Sumur Batu.
- Kecamatan Way Halim – Kelurahan Jagabaya II.
Pemerintah mengimbau masyarakat yang datang ke pasar murah untuk mengikuti aturan dan tertib mengantre. Pengaturan antrean diperlukan agar distribusi komoditas bersubsidi berjalan lancar dan dapat menjangkau masyarakat sesuai stok yang tersedia.
” Pemerintah juga mengapresiasi partisipasi warga yang selama ini mengikuti arahan petugas sehingga kegiatan pasar murah dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Erwin.
(*)






