Nyatakan Perang Terhadap Narkoba, Pesan Tegas Kapolda Lampung di Masjid Al Muslimin

BERJAYANEWS.COM, Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Yustan Alpiani, S.I.K, SH, MH, menegaskan komitmen ‘perang total’ terhadap sindikat peredaran gelap narkotika.

Pernyataan itu disampaikannya dihadapan ratusan jamaah usai menunaikan ibadah Shalat Jumat di Masjid Al Muslimin, jalan Way Sekampung, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/11/2026).

Dalam kunjungan ini, Kapolda didampingi oleh pejabat utama Polda Lampung diantaranya, Dir Reskrimum (Direktur Reserse Kriminal Umum), Kombes Pol. Indra Hermawan, SH, S.I.K, MH, Dir Reskrimsus (Direktur Reserse Kriminal Khusus), Kombes Pol. Hery Rusyaman, S.I.K, MH. Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba), AKBP Ferizal, Dirlantas (Direktur Lalu Lintas),Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, SH, MH, Wadir Intelkam (Wakil Direktur Intelkam), AKBP Sigit Maryanta, S.Sos. Hadir pula Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Martoyo, S.I.P, MH, serta Ketua DKM Masjid Al Muslimin, H. Gunawan.

Brigjen Pol. Yustan Alpiani berpesan kepada masyarakat tentang bahaya Narkotika.

Terlebih, Kapolda menceritakan terkait berita terbaru. Dimana, Kepolisian berhasil membongkar kasus peredaran narkotika berskala besar diwilayah Aceh, pada 23 Oktober 2026 lalu.

Kepolisian berhasil menyita barang bukti seberat 1,2 ton sabu cair dan kristal dan menangkap dua warga negara Tiongkok yang bertindak sebagai pengedar yang diduga terkait sindikat jaringan Internasional, Golden Triangle.

​”Terbongkarnya kasus itu, menjadi gambaran bagi kita semua, keberadaan narkotika sangat mengkhawatirkan. Yang peredarannya kini dilintas antar negara” ujar Kapolda dihadapan jamaah

Brigjen Pol. Yustan Alpiani, S.I.K, SH, MH menghimbau kemasyarakat untuk lebih  meningkatkan kewaspadaannya dari modus operandi yang dilakukan pengedar.

Menurutnya, bandar narkotika terus berupaya mencari celah mengecoh petugas. Seperti contohnya, mengemas barang haram itu menyerupai produk kebutuhan yang digunakan sehari-hari.

​Apalagi kini, berkembangnya transportasi dan jasa ekspedisi semakin memungkinkan distribusi barang terlarang itu menyusup keberbagai penjuru pelosok daerah tanpa mengenal batas wilayah.

Brigjen Pol. Yustan Alpiani keras katakan, siap terapkan ‘Zero Tolerance’ dari segala bentuk penyalahgunaan maupun perdagangan narkoba.

Dan, dirinya pun meminta masyarakat untuk mendukung penuh instruksi Kapolri dalam memberantas jaringan narkotika sampai keakar-akarnya.

​Tak lupa Kapolda mengingatkan, penyalahgunaan narkotika dan tingginya lonjakan kejahatan, semua saling berkaitan.

Biasanya, individu yang telah mengalami ketergantungan, kerap berkeinginan untuk melakukan tindak kriminal. Dampak dari merosotnya penghasilan yang menjadi penghalang baginya membeli dan konsumsi barang haram itu.

Berujung, pelaku terjerat pinjaman online ilegal, pencurian, judi ataw bentuk kejahatan jalanan lainnya.

​”Itulah sebagian dari dampak buruk pemakaian narkotika yang bukan cuma merusak otak dan kesehatan. Tapi, menghancurkan masadepan generasi bangsa” tegasnya prihatin.

Uraian penjelasan Kapolda itu juga direspon oleh jajaran TNI setempat.

Danramil 410-05/TKP, Mayor Inf. Bunyamin yang hadir mengikuti kegiatan berkata, aparat teritorial Kodim 0410 Kota Bandar Lampung (KBL) ditingkat kewilayahan, senantiasa siap membentengi Kota Bandar Lampung dari ancaman peredaran narkotika.

​”Kami dari TNI AD bersama Kepolisian wilayah dan seluruh komponen masyarakat. Selalu awasi adanya dugaan peredaran narkotika. Dan dari arahan yang disampaikan Bapak Kapolda hari ini, menjadi pengingat bagi kita semua, terutama dikalangan generasi muda terkait narkotika, wajib diberantas” ucap Mayor Inf. Bunyamin.

​Diwaktu yang sama, Babinsa Pahoman Pelda Hermanto juga berpesan supaya, warga tidak ragu melapor ke aparat keamanan setempat bila, mendapati adanya aktivitas mencurigakan.

“Terkait narkotika, jangan takut. Laporkan. Maka, aparat keamanan pasti akan segera bertindak” jelasnya.

Sebagai penutup, Kapolda ajak seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan orangtua, untuk menjaga keluarga dan sekitarnya dari pengaruh narkotika

​”Mari, kita lakukan pencegahan sejak dini dan bersama-sama menjadi mata dan teling. Terutama kala mencium gelagat mencurigakan. Segera laporkan” terang Kapolda Brigjen Pol. Yustan Alpiani, S.I.K, SH, MH akhiri.

Tepat pukul 01.00 Wib, kegiatan selesai. Situasi kondusif, tertib, dan penuh keakraban.

(Silo) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *