
Bersih-bersih ini merupakan langkah antisipasi dini sebagai pencegahan terjadi genangan air dan banjir seiring dengan datangnya musim penghujan.
Lurah Pahoman, Hendri Putra Bangsawan, SH, menjelaskan, ini merupakan bagian dari agenda rutin gotongroyong yang digelar setiap Selasa dan Jumat. Sesuai instruksi Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.
”Permasalahan utamanya ada dilokasi ini. Setiap kali hujan turun, perempatan ini pasti mengalami genangan air dan cukup mengganggu kelancaran arus lalulintas” ujar Hendri ketika dijumpai dilokasi kegiatan.
Dipaparkan Hendri, terjadi genangan air dipicu adanya penyumbatan disaluran utama.
Aliran drainase dari Pahoman yang seharusnya mengalir lancar menuju Tugu Pengantin, jadi terhambat. Akibat dari, saluran pembuangan yang mengarah ke Kelurahan Tanjung Raya, mengalami penyumbatan. Sehingganya air meluap dan menggenangi area Pahoman.
”Saluran pembuangan yang menuju Tanjung Raya mampet. Alhasil, air drainase meluber ke badan jalan Pahoman. Dan hari ini, kami semua bergerak mengatasinya” jelas Hendri.
Selama kegiatan, suasana berlangsung penuh kebersamaan. Petugas gabungan dari berbagai institusi terlihat saling bahu-membahu membersihkan saluran air yang bermasalah itu.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pamong kelurahan, para ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satlinmas setempat. Kemudian angkat semua tumpukan sampah dan endapan lumpur yang menghambat laju air.
Sementara, Camat Enggal, M. Supriyadi, S.Sos, sangat mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Walikota Hj. Eva Dwiana kepada seluruh Camat dan Lurah serta segenap unsur terkait agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan sigap mengantisipasi potensi banjir diwilayah masing-masing.
”Sesuai perintah Ibu Walikota, Hj. Eva Dwiana, kita semua harus bersinergi merawat lingkungan. Terutama dalam membersihkan saluran air yang tersumbat. Harapannya, selama musim penghujan nanti, seluruh jalur air menjadi lancar dan tidak ada lagi terjadi genangan yang mengganggu kenyamanan warga” terang Supriyadi akhiri.
(Silo)









