Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Begal dan Penjahat Bakal Gigit Jari, Dishub Bandar Lampung Sikat Jalan Gelap Jelang Mudik Lebaran 2026

×

Begal dan Penjahat Bakal Gigit Jari, Dishub Bandar Lampung Sikat Jalan Gelap Jelang Mudik Lebaran 2026

Share this article
Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu

BERJAYANEWS.COM — Siap-siap bikin pelaku kriminal dan begal gigit jari, Menjelang lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung tancap gas menyapu bersih titik-titik jalan gelap dan rawan kejahatan. Targetnya enggak main-main: seluruh sudut kota wajib terang benderang tanpa ada lagi blind spot yang tersisa!

Aksi cepat ini digelar usai kewenangan pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) resmi balik lagi ke tangan Dishub. Tak mau buang waktu, tim bergerak menyisir kawasan sarang kegelapan yang selama ini bikin warga waswas saat melintas malam hari.

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menegaskan langkah berani ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Eva Dwiana demi menjamin keselamatan warga dan para pemudik.

“Prioritas kami lokasi rawan dan masih gelap. Sesuai arahan Ibu Wali Kota Eva Dwiana, Bandar Lampung harus terang agar masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama menjelang arus mudik,” tegas Socrat.

Bukan cuma jalan protokol utama yang diguyur lampu, Dishub juga mengincar jalur-jalur penghubung permukiman, kawasan padat warga, hingga pusat keramaian yang selama ini minim penerangan tapi padat lalu lalang kendaraan.

Untuk mengeksekusi proyek ini, Dishub mengawinkan data teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan hasil patroli menyisir lapangan. Dari situ, petugas bakal menentukan lokasi mana yang perlu dipasang tiang baru atau cukup diganti bohlamnya yang padam.

Guna mengejar tenggat waktu sebelum puncak arus mudik meledak, Dishub bakal segera merapat ke DPRD Kota Bandar Lampung untuk mengamankan dukungan anggaran dan teknis.

Socrat juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak tinggal diam. Warga diminta aktif pasang mata dan langsung melapor ke pengurus RT atau kelurahan jika menemukan jalanan di lingkungannya masih gulita atau ada lampu PJU yang mati.

“Kami tetap patroli, tapi laporan warga sangat membantu. Jika ada pusat aktivitas atau lingkungan padat penduduk yang minim penerangan, segera informasikan,” pungkasnya.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *