
BERJAYANEWS.COM, Kelurahan Pahoman bersama jajaran Linmas dan masyarakat setempat menggelar kegiatan gotong royong membersihkan saluran air (drainase) pada Jumat (2/10/2026) pagi.
Aksi bersih-bersih ini berfokus di area persimpangan jalan Ahmad Dahlan dan jalan Way Ngarip, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung.
Lurah Pahoman, Hendri Putra Bangsawan, menjelaskan, kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari program rutin diwilayahnya. Yakni “Selasa Bersih dan Jumat Bersih”.
Langkah ini mengacu pada instruksi Walikota Bandar Lampung untuk memastikan seluruh aliran parit dan drainase dikawasan pemukiman tetap bersih serta bebas dari penumpukan sampah.
”Fokus utama kami hari ini adalah membersihkan saluran air dan parit dari tumpukan sampah serta rumput liar. Hal ini sangat penting untuk memperlancar aliran air sehingga dapat mencegah genangan maupun banjir dilingkungan sekitar” ujar Hendri dilokasi kegiatan.
Gotong royong yang dimulai sejak pukul 07.00 Wib ini berlangsung secara kondusif dan penuh rasa kebersamaan.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran staf Kelurahan Pahoman, Kepala Lingkungan (Kaling) 2 Dermawan dan Irianto, 19 Ketua RT, serta 28 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan warga sekitar.
Meski kegiatan gotong royong berjalan dengan lancar, Hendri mengungkapkan adanya kendala teknis terkait pengangkutan sampah pasca bersih-bersih.
Pihaknya melihat sampah yang telah terkumpul, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung kerap mengalami keterlambatan.
Atas kondisi itu, pihak kelurahan mengharapkan adanya kolaborasi yang lebih optimal dari instansi terkait demi menjaga keberlanjutan kebersihan lingkungan.
”Harapan saya sebagai Lurah, mohon adanya kolaborasi yang lebih responsif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kami meminta agar armada kebersihan dapat bergerak lebih cepat untuk mengangkut sampah-sampah yang sudah kami bersihkan dan kumpulkan dari hasil kerja bhakti ini, agar lingkungan selalu bersih dan rapi” tegas Hendri.
Seluruh rangkaian aksi gotong royong kemudian berakhir pada pukul 09.00 Wib. Lingkungan di sekitar persimpangan jalan Ahmad Dahlan dan jalan Way Ngarip kini terpantau lebih bersih, rapi. Dan aliran drainase kembali berfungsi secara optimal.
(Silo)








