BERJAYANEWS.COM,- Konten kreator sekaligus dokter Dion Haryadi ikut menyoroti polemik menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Pamekasan, Jawa Timur, yang sempat viral.
Sekolah tersebut mengembalikan 1.022 porsi MBG karena menu berisi lele yang dianggap masih mentah, sehingga dinilai tidak layak dikonsumsi siswa saat berbuka puasa.
Dion menilai konsep makanan yang dimasak di rumah sebenarnya tidak masalah, namun proses pengemasan dan distribusinya harus diperhatikan. Ia bahkan membandingkan dengan SPPG lain yang membagikan ayam ungkep vakum, sehingga lebih aman untuk dimasak kemudian.
Ia juga mempertanyakan sistem pembagian makanan yang berisi 1 lele, 2 tempe, dan 2 tahu untuk jatah tiga hari, serta potensi kerugian setelah makanan tersebut dikembalikan.
Sementara itu, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) As‑Salman menyebut menu tersebut bukan lele mentah, melainkan lele marinasi yang diklaim masih aman disimpan hingga satu hari. Meski begitu, mereka berjanji akan melakukan evaluasi. (*)












