Example floating
Example floating
News

Digitalisasi Perkebunan: Subholding PalmCo Perkuat Penjagaan TBS Lewat Aplikasi Canggih Sawit Guard

×

Digitalisasi Perkebunan: Subholding PalmCo Perkuat Penjagaan TBS Lewat Aplikasi Canggih Sawit Guard

Share this article
PTPN Dorong Sistem Digital Cegah Kehilangan Produksi di Kalbar

Bandar Lampung – Subholding PalmCo (Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero)) perkuat pengamanan produksi Tandan Buah Segar (TBS) lewat Aplikasi dan Dashboard Sawit Guard di lingkungan PTPN IV Regional V.

Implementasi diawali dengan kegiatan sosialisasi sejak 9 Februari 2026 yang diikuti jajaran operasional dan pengamanan.

Mulai dari Asisten Tanaman, Kepala Pengamanan, hingga personel Satuan Pengamanan (Satpam) di setiap unit kerja.

Kegiatan yang digelar Bagian Sekretariat dan Hukum bersama Bagian Pengadaan dan Teknologi Informasi itu bertujuan memastikan seluruh petugas memahami dan mampu mengoperasikan sistem secara optimal.

Sistem berbasis data tersebut dirancang sebagai instrumen pelaporan dan monitoring terintegrasi guna mencegah kehilangan produksi sekaligus meningkatkan efektivitas pengamanan di seluruh kebun, khususnya wilayah Kalimantan Barat.

Kasubbag Pertanahan dan Keamanan PTPN IV Regional V Yunita Tarasih menegaskan, Sawit Guard menjadi instrumen penting dalam pengambilan keputusan berbasis data.

“Sistem ini memberikan gambaran menyeluruh proses pengamanan di seluruh wilayah kerja serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Peserta dibekali pemahaman teknis mulai dari alur penggunaan aplikasi, mekanisme pelaporan kejadian, proses verifikasi, hingga pemanfaatan dashboard untuk monitoring kinerja pengamanan secara real time.

Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, menekankan pentingnya keseragaman pemahaman dalam penggunaan sistem.

“Penggunaan aplikasi tidak hanya sebatas pelaporan kejadian, tetapi juga mencakup pencatatan lokasi, tindak lanjut, hingga proses hukum sesuai ketentuan,” tegasnya.

Aplikasi Sawit Guard dijadwalkan mulai diberlakukan secara resmi pada Maret 2026.

Para peserta sosialisasi juga diminta menularkan pemahaman kepada seluruh pekerja di unit masing-masing agar implementasi berjalan optimal.

Manajemen berharap sistem ini mampu memperkuat sinergi antara fungsi tanaman, pengamanan, dan manajerial dalam menjaga aset serta produksi perusahaan.

Ke depan, Sawit Guard ditargetkan menjadi tulang punggung pengamanan berbasis digital yang tidak hanya menekan potensi kehilangan TBS.

Tetapi juga meningkatkan disiplin pelaporan serta mendukung keberlanjutan operasional perusahaan secara konsisten dan terukur. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *