TEHERAN – Eskalasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah mencapai titik baru. Kapal induk bertenaga nuklir USS George HW Bush resmi tiba di kawasan pada 23 April 2026, menyusul dua kapal induk lainnya, USS Gerald R Ford dan USS Abraham Lincoln.
Kehadiran “trio” penguasa laut ini terjadi tepat di tengah perpanjangan gencatan senjata yang diumumkan Presiden Donald Trump. Meski situasi politik sedang diupayakan mereda, pengerahan armada besar yang dipenuhi jet tempur ini mengirimkan sinyal kuat mengenai dominasi militer AS di Samudra Hindia dan Laut Merah.
USS Gerald R Ford sendiri baru saja kembali bertugas setelah menjalani perbaikan akibat insiden kebakaran di Kroasia, memperkuat barisan tempur AS yang kini genap menjadi tiga kelompok tempur (Strike Groups). (*)












