BERJAYANEWS.COM, Miami – Tim Nasional Kolombia memastikan diri keluar sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada laga terakhir fase grup di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) waktu setempat.
Hasil 0-0 tersebut mengantarkan Kolombia mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, sementara Portugal finis sebagai runner-up grup dengan lima poin. Satu tiket lainnya diraih Republik Demokratik Kongo yang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik usai menundukkan Uzbekistan 2-1.
Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Nestor Lorenzo tampil lebih dominan. Kolombia terus menekan lini pertahanan Portugal melalui permainan agresif dan pressing tinggi yang membuat Selecao kesulitan mengembangkan permainan.
Berdasarkan statistik pertandingan, Kolombia menguasai bola hingga 55 persen, berbanding 45 persen milik Portugal. Los Cafeteros juga jauh lebih produktif dengan melepaskan 21 tembakan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara Portugal hanya mampu mencatatkan 12 percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran.
Drama sempat terjadi pada masa injury time babak kedua ketika Davinson Sanchez berhasil menjebol gawang Portugal. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan menunjukkan sang bek telah berada dalam posisi offside.
Ronaldo Kesulitan Menembus Pertahanan Kolombia
Penampilan Cristiano Ronaldo menjadi sorotan dalam pertandingan ini. Bermain penuh selama 90 menit sebagai ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1, kapten Portugal itu gagal memberikan kontribusi maksimal.
Berdasarkan data Fotmob, Ronaldo hanya mencatatkan 34 sentuhan bola sepanjang laga, dengan dua sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Ia melepaskan tiga tembakan, namun hanya satu yang mengarah ke gawang. Tambahan gol pun tak kunjung datang sehingga koleksi golnya di Piala Dunia 2026 tetap tertahan di angka dua.
Ketatnya penjagaan lini belakang Kolombia membuat Portugal kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Babak Gugur Menanti
Dengan hasil tersebut, Kolombia akan menghadapi Ghana yang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar.
Sementara itu, Portugal sudah ditunggu lawan berat, yakni Kroasia yang berstatus sebagai runner-up Grup L.
Di sisi lain, Republik Demokratik Kongo akan menghadapi tantangan lebih berat saat berjumpa juara Grup L, Inggris.
Babak gugur dipastikan menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik, terutama duel Portugal kontra Kroasia yang diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya dituntut segera bangkit apabila ingin menjaga asa melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. (*)












