BANDAR LAMPUNG – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung kembali menghadirkan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. RSUDAM resmi memulai simulasi uji coba layanan pengantaran obat bagi masyarakat dan pasien yang berdomisili di wilayah Kota Bandar Lampung.
Inovasi digital dan operasional ini dirancang khusus untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang jauh lebih cepat, praktis, dan efisien bagi warga yang berobat di rumah sakit rujukan utama Provinsi Lampung tersebut.
Pangkas Antrean Panjang Instalasi Farmasi
Melalui mekanisme program baru ini, obat yang telah selesai diproses oleh tim profesional di Instalasi Farmasi tidak lagi mengharuskan pasien atau keluarga pasien berdiri menanti di ruang tunggu. Obat akan langsung dikemas aman dan diantarkan ke alamat tujuan pasien di area Bandar Lampung.
Langkah strategis ini menjadi jawaban konkret atas keluhan lamanya waktu tunggu obat yang kerap menjadi pemicu penumpukan antrean di area rumah sakit. Selain memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien—terutama lansia dan pasien rawat jalan—inovasi ini juga efektif memotong rantai kepadatan di lingkungan rumah sakit.
Siap Diimplementasikan Secara Penuh
Jajaran manajemen RSUDAM menegaskan bahwa tahap simulasi ini merupakan bentuk persiapan matang sebelum layanan diresmikan secara penuh. Ke depan, inovasi pengantaran obat ini diharapkan menjadi standar baru akses pelayanan kesehatan yang modern, responsif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Lampung. (*)












