Karhutla Way Kambas: Kodam XXI Kerahkan Pasukan Yonif TP 943 dan Drone

Dok.Ist

BERJAYANEWS.COM — Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten menerjunkan pasukan darat dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 943/Darah Putih Cakti untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Pengerahan armada dan personel ini dilakukan guna mencegah meluasnya kobaran api di area konservasi tersebut.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa pasukan darat telah disiagakan dan dikendalikan langsung oleh Komandan Kodim 0429/Lampung Timur.

“Personel Yonif TP 943/DPC dilengkapi 2 mobil pemadam kebakaran, 1 mobil tangki air, truk NPS, hingga drone dikerahkan untuk membantu pemadaman,” kata Kristomei lewat keterangan tertulisnya, pada Sabtu, (22/8/2026).

Selain pemadaman jalur darat, penanganan darurat mulai mengarah pada rekayasa cuaca dan pengeboman air (water bombing) untuk menjangkau titik api di area yang sulit diakses.

Kodam XXI bergerak memantau koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung.

“Hujan buatan sedang dikoordinasikan dan direncanakan berlangsung Senin mendatang, sementara helikopter water bombing dari Palembang disiapkan secepat mungkin,” ujarnya.

Upaya mitigasi di lapangan diperkuat oleh kehadiran Kapoksahli Pangdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Sriyanto, yang juga menjabat Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK.

Sriyanto mendatangi titik-titik krusial guna memimpin operasi pembasahan secara langsung bersama tim gabungan.

“Saya bersama tim turun langsung ke lapangan untuk memimpin pemadaman bersama para prajurit. Hampir seluruh titik api saat ini tengah dipadamkan secara intensif,” ujar Sriyanto.

Hingga saat ini, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mengawal efektivitas pemadaman di lokasi kejadian.

Pangdam pun mengimbau warga sekitar kawasan konservasi agar tidak melakukan aktivitas yang memicu percikan api baru demi menjaga habitat satwa dilindungi di Way Kambas.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *