BERJAYANEWS.COM, Jajaran Mitra Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), melakukan kegiatan doa bersama dikawasan Pantai Kunyit, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Jumat (18/9/2026).
Aksi religi dan solidaritas ini, ditujukan untuk mendoakan keselamatan delapan korban kapal motor cepat (speedboat) Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak diperairan Selat Sunda.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 Wib itu, dihadiri oleh perwakilan dari enam rayon Mitra Kodim yang tersebar diwilayah Kota Bandar Lampung.
Tampak seluruh yang hadir terlihat mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan Pakaian Dinas Harian (PDH) sebagai bentuk kedisiplinan dan rasa kepedulian yang mendalam.
Sejumlah tokoh dan pengurus yang mengikuti acara itu antara lain, Ketua Mitra Kodim 0410/KBL M. Sahripudin, SP, Dansatgas Mitra Kodim 0410/KBL Manshur, serta para perwakilan rayon setempat. Diantaranya, Ki Agus Yakub (Perwakilan Rayon 01), Firmansyah (Perwakilan Rayon 03), Agus Salim (Perwakilan Rayon 04), dan H. Susilo Sudarman (Perwakilan Rayon 05).
Ketua Mitra Kodim 0410/KBL, M. Sahripudin, SP, menyampaikan, doa bersama ini merupakan wujud empati dan solidaritas kemanusiaan kepada seluruh korban beserta keluarganya yang ditinggalkan.
”Kegiatan ini kami laksanakan, sebagai bentuk empati mendalam kepada para korban. Kami berharap lantunan doa yang dipanjatkan dapat diijabah oleh Allah SWT, sehingga seluruh korban yang hilang itu, dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun” ujar Sahripudin diakhir pembacaan doa.
Sebagai informasi, rombongan kapal speedboat Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak sejak Senin, (7/9/2026) lalu, saat melintas di perairan Selat Sunda untuk melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Insiden itu melibatkan lima orang jurnalis dan tiga orang awak kapal.
Adapun daftar lengkap delapan korban yang hingga kini masih dalam pencarian antara lain, M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara (Biro Banten), Arie Basuki Pewarta foto Merdeka.com, Yudistiro Pranoto, Pewarta foto iNews.id, Firman Daus, Jurnalis Anadolu dan Donal Husni, Jurnalis lepas (freelance).
Sedangkan awak dan pemandu Kapal yang ikut hilang yakni, Warta, Nakhoda Kapal (55 tahun), Surakman (Sukarman), Anak Buah Kapal/ABK (60 tahun) dan Heriyanto (Heri Bonsay) Pemandu wisata/Tour guide (49 tahun).
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Mitra Kodim 0410/KBL beserta masyarakat luas terus menyuarakan harapan agar, tim SAR gabungan bisa segera menemukan keberadaan seluruh awak dan jurnalis yang hilang tersebut.
(Silo)












