Example floating
Example floating
Tanggamus

PPPK SMAN 1 Klumbayan Disorot, Dinas Pendidikan Jelaskan Kondisi Reza Tiara Piranika

×

PPPK SMAN 1 Klumbayan Disorot, Dinas Pendidikan Jelaskan Kondisi Reza Tiara Piranika

Share this article
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amrico

TANGGAMUS — Keberadaan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di SMA Negeri 1 Klumbayan, Kabupaten Tanggamus, menjadi perhatian masyarakat.

Menanggapi sorotan tersebut, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Lampung memberikan penjelasan mengenai kondisi pegawai bernama Reza Tiara Piranika tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amrico menjelaskan, setelah dilakukan penelusuran, Reza sebelumnya mengajar di wilayah Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan. Ia kemudian dialih-tugaskan atau ditempatkan melalui mekanisme optimalisasi ke SMA Negeri 1 Klumbayan.

“Iya, sudah saya cek lebih lanjut. Guru tersebut awalnya mengajar di Negeri Besar, Way Kanan, kemudian dialih-tugaskan atau optimalisasi di Klumbayan,” jelas Thomas.

Menurut Thomas, Reza memiliki kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan khusus. Ia menyebut telah melihat surat keterangan dari dokter terkait kondisi kesehatan tersebut dan dokumen itu juga telah diketahui pihak Dinas Pendidikan.

“Ternyata Reza ini memiliki penyakit paru-paru kronis yang perlu perawatan khusus. Surat dari dokter sendiri sudah saya lihat dan sudah ada di Dinas Pendidikan,” ujar Thomas.

Thomas mengatakan, pihaknya telah menyarankan Reza untuk terlebih dahulu melapor dan menjalankan tugas di sekolah tujuan, sembari proses administrasi terkait kondisi dan penempatannya ditindaklanjuti.

Ia menyebut Reza sebelumnya telah menyampaikan permohonan terkait kondisi tersebut, namun belum dituangkan secara tertulis kepada kepala sekolah maupun dinas.

“Sudah saya sarankan kepada guru tersebut agar masuk terlebih dahulu. Ternyata dia sudah mengajukan ke kepala sekolah dan dinas, namun tidak tertulis. Saya sarankan silakan lapor diri dulu ke kepala sekolahnya,” jelas Thomas.

Thomas menambahkan, pihaknya memahami harapan Reza untuk tetap bekerja di wilayah yang lebih dekat dengan keluarganya. Karena itu, apabila kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas secara optimal di Klumbayan, akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai kemungkinan penempatan yang lebih dekat dengan keluarga.

“Kalau memang ternyata kondisi kesehatannya tidak maksimal, kemudian memang harus diberikan rekomendasi khusus, maka nanti kepala sekolah menyampaikan kepada kami agar dia bisa di-back out-kan dari Negeri Besar supaya lebih dekat dengan keluarganya dan bisa dibantu dirawat oleh keluarganya,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *