
BERJAYANEWS.COM, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, terus memperkuat sinergi Tiga Pilar yang melibatkan Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
Kolaborasi ini juga secara aktif merangkul para pamong, ketua RT, Kepala Lingkungan (Kaling), Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), hingga seluruh elemen masyarakat setempat. Langkah strategis itu ditempuh untuk mewujudkan lingkungan kelurahan yang bersih, tertib, aman, dan kondusif bagi seluruh warga. Jumat (16/10/2026).
Upaya berkesinambungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap berbagai program unggulan yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandar Lampung dibawah kepemimpinan Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.
Sebagai langkah konkret dalam mencegah potensi banjir dan mempertahankan estetika wilayah, Kelurahan Pahoman juga rutin lakukan kerja bakti pembersihan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dua kali dalam seminggu, dihari Selasa dan Jumat.
Lurah Pahoman, Hendri Putra Bangsawan, menjelaskan, upaya bersih-bersih ini difokuskan dititik krusial yang rentan mengalami penyumbatan aliran air. Seperti parit, siring, drainase, aliran sungai kecil, serta lokasi yang kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah dipemukiman warga.
”Kami di Kelurahan Pahoman, beserta semua kelurahan lainnya di Bandar Lampung, bergerak menindaklanjuti instruksi Walikota Hj. Eva Dwiana. Setiap minggu, tepatnya hari Selasa dan Jumat, melakukan bersih-bersih dilingkungan masing-masing. Seluruh pamong kelurahan, Linmas, dan masyarakat semuanya berpartisipasi aktif” urai Hendri.
Senada dengan hal itu, Babinsa Pahoman, Pelda Hermanto, juga memberikan apresiasinya atas kedisiplinan dan kesadaran Kaling, RT, Linmas dan masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Menurutnya, pembersihan saluran drainase secara berkala sangat vital agar aliran air tetap lancar dan tidak memicu banjir dan genangan air saat curah hujan tinggi.
”Rutinitas seperti ini sangat penting untuk terus dipertahankan. Selain menjadikan perlintasan lingkungan lebih bersih dan asri, kegiatan seperti ini, bisa menanggulangi penumpukan sampah diselokan yang menjadi pemicu utama masalah lingkungan” ungkap Pelda Hermanto.
Seiring pesatnya pembangunan di Bandar Lampung, wilayah Pahoman kini terus berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan bisnis entertainment dan kuliner. Bermunculannya berbagai kafe dan tempat nongkrong baru memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Namun, disisi lain, fenomena ini membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal pengelolaan limbah dan sampah dari hasil kegiatan usaha.
Menyikapi ini, pihak kelurahan menaruh perhatian serius agar, keberadaan usaha kafe dan kuliner bisa menjaga kebersihan ditempat usahanya
”Kami harus fokus membersihkan tumpukan sampah yang kerap menyumbat diselokan. Apalagi saat ini, di Pahoman pertumbuhan kafe dan tempat kuliner sangat pesat. Karena itu, paretan yang menampung sampah dan sisa limbah harus terus dibersihkan” imbuh Hendri.
“Dan bagi pihak pengusaha serta pengunjung Kafe, kami minta untuk lebih menjaga kebersihan. Dan tidak membuang sampah secara sembarangan” tegas Hendri.
Kedepannya, pihak kelurahan akan terus mengintensifkan koordinasi dan komunikasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung. Langkah ini juga diharapkan dapat melahirkan solusi terpadu dan berkelanjutan dalam penanganan masalah limbah usaha diwilayah itu.
Selain memprioritaskan faktor kebersihan, aspek Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) turut menjadi fokus perhatian.
Berdasarkan pemetaan situasi dilapangan, Babinsa Pelda Hermanto, Bhabinkamtibmas Bripka Bambang Herwanto, bersama Lurah Pahoman, Hendri Putra Bangsawan, telah mencatat adanya kerawanan sosial disejumlah lokasi, khususnya diakhir pekan.
Banyak kalangan muda mudi atau generasi muda (Gen-Z) yang berkumpul hingga larut malam dibeberapa perempatan jalan.
Aktivitas nongkrong yang tidak terarah ini justru berpotensi memicu timbulnya gangguan Kamtibmas. Seperti penyalahgunaan konsumsi minuman keras dan meresahkan warga.
Untuk meredam potensi gangguan keamanan itu, Kelurahan Pahoman menggagas patroli malam rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan untuk lebih ditingkatkan.
”Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kami akan lebih menggiatkan patroli. Pada malam Sabtu dan malam Minggu. Dimulai dari pukul 21.00 WIB hingga dini hari” terang Hendri.
Bhabinkamtibmas Bripka Bambang Herwanto ikut menimpali, kunci keberhasilan keamanan lingkungan terletak pada kekompakan seluruh lini.
”Babinsa, Bhabinkamtibmas, bersama Kaling, RT, Linmas, dan warga masyarakat akan senantiasa bersinergi menjaga ketertiban dan keamanan di setiap jengkal wilayah Pahoman” ujar Bripka Bambang.
Lurah Hendri juga mengimbau, seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Hingga selalu antisipasi terhadap bahaya kebakaran.
Disamping itu, aspek kesehatan masyarakat juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah.
Hendri juga mengingatkan, supaya warga senantiasa waspada adanya penyebaran berbagai penyakit musiman, termasuk serangan virus yang rentan menyerang balita dan anak-anak dimasa pancaroba.
”Kami mengimbau warga untuk saling menjaga. Karena situasi cuaca kering, risiko kebakaran bisa saja terjadi. Begitu pula dari segi kesehatan, saat ini perlu diwaspadai penyebaran virus yang menyerang balita. Kami minta warga sigap dan cepat mengantisipasi potensi masalah itu” pesan Hendri diakhir wawancara.
(Silo)











