BOGOR — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan investigasi internal terkait dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan dua anggota Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat.
Peristiwa yang disebut terjadi pada Rabu (14/10/2026) itu menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, menyatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi dan pihak-pihak yang terlibat. Investigasi ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga hari.
BGN juga menegaskan bahwa tindakan disiplin kepegawaian akan diterapkan sesuai hasil pemeriksaan. Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, kasus tersebut berpotensi diteruskan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria berada dalam posisi telungkup, sementara pria lain tampak memegang benda menyerupai selang dan melakukan gerakan yang diduga sebagai tindakan pemukulan atau pencambukan. Namun, kronologi lengkap dan konteks kejadian masih perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan resmi.
Kepala KPPG Bogor, Haidir, disebut membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, kejadian diduga berawal dari perselisihan antara sesama anggota SPPG yang berasal dari Purwakarta.
Meski kedua pihak disebut telah saling memaafkan, proses pemeriksaan internal tetap berjalan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin. (*)











