BERJAYANEWS.COM — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa sore hingga malam, (10/3), membuat sejumlah kawasan mendapat penanganan dari satuan tugas gabungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Tim gabungan diterjunkan untuk menangani dampak hujan, terutama material sampah dan lumpur yang terbawa arus air dan menyumbat saluran drainase serta memenuhi sejumlah ruas jalan.
Satgas tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta aparat kecamatan dan kelurahan.
Petugas bergerak ke sejumlah titik yang terdampak untuk membersihkan material yang menghambat aliran air. Dalam penanganan itu, petugas juga dibantu warga sekitar.
“Material yang menyumbat aliran air kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional agar saluran air dapat kembali berfungsi dengan baik,” ujar petugas, Rabu, (11/3).
Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, lumpur, dan material lain yang terbawa aliran air. Material tersebut kemudian dikumpulkan dan diangkut menggunakan kendaraan operasional pemerintah.
Selain membersihkan saluran dan badan jalan, tim gabungan memantau sejumlah wilayah yang dinilai rawan mengalami genangan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi lapangan sekaligus memastikan dampak hujan tidak mengganggu aktivitas warga.
Beberapa lokasi yang mendapat penanganan antara lain Jalan Arif Rahman Hakim Gang Haji Syahri, Jagabaya 3, Kecamatan Way Halim; Jalan Ridwan Rais, Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian; serta Jalan Dahlia, Labuhan Ratu.
Penanganan di sejumlah titik bahkan berlangsung hingga malam hari. Petugas bekerja membersihkan material yang terbawa arus sekaligus memastikan saluran air dapat kembali mengalir.
Pemerintah Kota Bandar Lampung mengapresiasi keterlibatan petugas dan masyarakat dalam penanganan dampak hujan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai mempercepat proses pembersihan di lokasi terdampak.
Langkah cepat itu menjadi bagian dari upaya pemerintah kota merespons kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.
Pemerintah juga mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke saluran air. Sampah yang menumpuk di drainase dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan ketika hujan deras turun.
Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan berintensitas tinggi, terutama di kawasan yang memiliki riwayat genangan. Pemerintah berharap kerja sama antara petugas dan masyarakat dapat membantu menjaga saluran air tetap berfungsi serta mempercepat pemulihan ketika terjadi gangguan akibat hujan.
(*)












