BERJAYANEWS.COM,- Pagi itu, Jumat (12/9/2025), suasana di Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, terasa istimewa.
Ribuan pasang mata tertuju pada bangunan putih megah yang berdiri anggun di samping Lapangan Saburai. Hari itu, Masjid Raya Al-Bakrie resmi diresmikan, menandai lahirnya ikon baru bagi masyarakat Lampung.
Peresmian berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tampak hadir sejumlah tokoh penting, mulai dari Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, hingga Aburizal Bakrie bersama keluarga besar Bakrie yang menjadi inisiator pembangunan masjid ini.
Kehadiran para tokoh nasional maupun daerah di antaranya Anggota DPR RI Hanan A. Rozak, mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, hingga para rektor universitas negeri dan swasta—semakin menegaskan posisi masjid ini sebagai pusat perhatian.
Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie dimulai sejak 20 Februari 2023 dan memakan waktu sekitar dua tahun. Masjid modern dengan arsitektur dominan putih, berkapasitas 12.000 jemaah, menjadikannya salah satu masjid terbesar di Lampung.
Namun, masjid ini bukan sekadar rumah ibadah.
Dari awal, visinya sudah dirancang sebagai pusat sosial dan ekonomi umat. Kehadiran ballroom atau ruang pertemuan, taman bermain anak, plaza kota, hingga 72 gerai UMKM di sekitar masjid menjadi bukti nyata bahwa peran masjid bisa melampaui fungsi spiritual.
Fakta dan Data Masjid Raya AL Bakrie
Masjid Raya Al-Bakrie Bandar Lampung
📍 Lokasi
Samping Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung
⏱️ Diresmikan
Jumat, 12 September 2025
🏗️ Proses Pembangunan
2 tahun (mulai 20 Februari 2023)
👥 Kapasitas
12.000 jemaah – salah satu masjid terbesar di Lampung
🏛️ Arsitektur
Modern, dominan warna putih
🕌 Fungsi
-
Tempat ibadah
-
Pusat kegiatan sosial-ekonomi
🛠️ Fasilitas
-
Ballroom/ruang pertemuan
-
Taman bermain anak
-
Plaza kota
-
72 gerai UMKM
👤 Tokoh yang Hadir
-
Aburizal Bakrie & keluarga besar Bakrie
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar
-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal
-
Pejabat daerah & tokoh masyarakat
🌟 Fakta Unik / Simbolis
-
Masjid ini menjadi wujud visi keluarga Bakrie: menjadikan rumah ibadah juga sebagai pusat kebersamaan, kemanusiaan, dan keindonesiaan.
-
72 gerai UMKM disiapkan sebagai simbol penguatan ekonomi kerakyatan dari masjid.
-
Dengan posisinya di jantung kota, Masjid Raya Al-Bakrie diproyeksikan bukan hanya ikon spiritual, tetapi juga destinasi wisata keluarga dan ruang publik baru bagi warga Bandar Lampung.












