BERJAYANEWS.COM,- Sherly Tjoanda melangkah keluar dari mobil dinas Alphard hitam bernomor polisi DG 1 dengan langkah agak gontai.
Tangannya tampak memegangi bagian kepala. Kamera ponsel yang merekam momen itu menangkap detail kerusakan parah di bodi belakang kendaraan dinas tersebut.
Dalam hitungan menit, video berdurasi 11 detik itu menyebar luas di media sosial, menimbulkan tanda tanya besar: siapa yang tega menabrak lari seorang gubernur?
Sebagai salah satu pemimpin daerah yang menggantikan mendiang suaminya Benny Laos, Sherly memang sudah berada dalam posisi yang sangat rentan di tengah dinamika politik lokal.
Netizen menyebut bahwa mobil dinas yang ringsek mungkin bukan hanya kecelakaan biasa, tetapi bisa jadi sinyal intimidasi terhadap figur publik.
Netizen ramai mengomentari video itu dengan pandangan beragam. Ada yang mengecam keras, ada pula yang mencurigai bahwa mobil dinas punya proteksi yang seharusnya mencegah kerusakan serius seperti ini.
“Mobil dinas Gub Maluku Utara ibu Sherly Laos ditabrak lari ‘persaingan politik’?” begitu salah satu cuitan @masjalah, dilansir dari Kilat Berita, Minggu (21 September 2025
Di tengah gejolak spekulasi, publik berharap aparat penegak hukum segera menyelidiki secara transparan.
“Ya harus diselidiki apakah ini benar kecelakaan lalu lintas biasa, atau ada motif politik di balik tabrak lari ini,” ujar Martin salah satu warga masyrakat (*)












