BERJAYANEWS.COM,- Rapat paripurna DPRD Bandar Lampung membahas APBD tahun 2026, Rabu 5 November 2025, berlangsung dramatis.
Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Afrizal, yang semula akan segera berakhir, mendadak memanas ketika anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, Agusman Arief, mengajukan interupsi tajam.
Agusman menyoroti rendahnya kedisiplinan rekan-rekannya.
Banyak kursi kosong, dan tak lebih dari sepuluh orang yang mengikuti jalannya sidang.
“Paripurna ini seperti rapat komisi. Tidak lebih dari 10 orang hadir, banyak kursi kosong,” tegas Agusman.
Ia meminta penyampaian Nota Keuangan APBD 2026 dilakukan dengan lebih serius, mengingat pembahasan KUA-PPAS sebelumnya begitu panjang dan beberapa kali diskor.
Namun, finalisasi APBD justru berlangsung singkat, dengan postur anggaran sekitar 2,8 triliun rupiah.
View this post on Instagram
Agusman juga menekankan pentingnya perhatian dan konsistensi anggota DPRD.
“Masa depan satu tahun ke depan diproyeksikan di RKA. Pimpinan, ini sangat penting karena kita mewakili masyarakat. Jika tidak memperhatikan dan tidak konsisten, kita akan berada di luar. Jangan menuntut lebih jika kita tidak bisa berbuat lebih,” ujarnya.
Interupsi itu disambut tepuk tangan meriah dari pejabat OPD dan Wakil Wali Kota Dedy Amrullah yang hadir menyaksikan rapat.
Menanggapi pernyataan Agusman, Afrizal menjelaskan:
“Semua anggota dewan yang hadir berjumlah 29 orang. Sebagian sedang ke toilet, sebagian pimpinan ada agenda lain seperti kunjungan Ketua KPK,” jelasnya. (Asa)












